Memanfaatkan Mobil Lain Yang Berada Beriringan Di Depan Mobil Anda

Untuk membantu melatih feeling, saat sedang berjalan beriringan dengan mobil lain, Anda bisa memanfaatkannya. Perhatikan apakah mobil di depan berjalan di posisi yang tepat. Jika iya, maka berusahalah memosisikan mobil Anda sama persis dengannya. Anda bisa membayangkan posisi Anda berada di satu garis lurus dengan pengemudi mobil di depan Anda. Bantulah perkiraan Anda tersebut dengan tetap melihat ke spion sampai Anda benar-benar mahir melakukannya.

Saat perpapasan di jalan raya yang disertai marka jalan, Anda tentu dapat dengan mudah memosisikan jalannya mobil, jika Anda sudah berada di sebelah kiri kira-kira 1 sampai 2 kali lebar spion dari garis marka tengah dan begitu juga mobil yang datang dari depan, maka berpapasan sudah aman meskipun mobil berlari cukup kencang.

Lain halnya di jalan kecil atau gang sempit, Anda harus mengira-ngira apakah mobil Anda dapat lewat dengan mulus saat berpapasan. Pada kondisi ini kemampuan feeling sangatlah dibutuhkan. Untuk membantu feeling Anda ada beberapa cara, di antaranya jika lebar mobil Anda dan mobil dari depan sama (ada baiknya jika Anda lebih paham dengan berbagai macam model mobil beserta ukurannya terutama lebarnya) maka Anda bisa lihat apakah sisa jalan sama dengan ukuran mobil di depan Anda, jika sedikit lebih besar maka mobil Anda bisa lewat.

Jika sama atau lebih kecil maka tidak bisa, untuk itu perlu mencari area jalan yang bahu jalannya bisa dilewati, tapi ingat harus tetap hati-hati karena jalan-jalan kecil di perkampungan biasanya bahu jalannya ditutupi rumput sehingga kita tidak tahu apakah bisa dilewati dengan aman atau justru malah terdapat lobang atau tanahnya miring yang membuat mobil bisa terperosok.

Untuk memastikan perkiraan Anda benar, maka yang paling tepat adalah berjalan dengan perlahan, dengan demikian Anda dapat mengetahui jika ternyata perkiraan Anda kurang tepat dan segera membelokkan mobil atau berhenti sebelum berserempetan dengan mobil dari depan.

Jika jalanan memadai, tidak terlalu lebar tidak juga sempit, Anda cukup memepetkan mobil Anda sedikit di ujung aspal sebelah kiri, hal ini juga akan dilakukan oleh mobil dari depan dan selanjutnya kedua mobil berjalan lurus.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 



Mengukur jarak kendaraan atau benda lain di depan mobil

Pada saat memarkir, berjalan merayap, berhenti di jalanan macet atau lampu merah, dll Anda perlu tau seberapa sebaiknya jarak moncong mobil Anda dengan benda-benda tersebut. Memang jika mau aman atur aja jaraknya agak jauh, tapi ini tidaklah tepat, karena jika Anda memarkir mobil areanya sangat terbatas, jika Anda berhenti di depan lampu merah dan Anda paling depan Anda harus dekat dengan garis terdepan, jika Anda berhenti atau berjalan beriringan dengan pelan saat kemacetan Anda harus cukup dekat jika tidak kendaraan di belakang Anda akan meng-klakson Anda terus atau para sepeda motor akan mengambil alih area di depan Anda sampai penuh. Jadi solusi yang paling tepat adalah jarak Anda cukup dekat tapi tidak mepet (ingat ini saat berjalan pelan atau berhenti, bukan pada saat mobil sedang melajut misal diatas 30 km per jam).

Untuk melatihnya ada beberapa kiat, pahami mobil Anda apakah moncongnya pendek atau panjang. Cobalah praktek misal di parkiran seolah Anda sedang berada di jalan raya, aturlah setidaknya mobil Anda berjarak 1 meter atau 1,5 meter dari benda di depan. Jarak 1 meter cukup aman untuk parkir, berhenti di lampu merah atau jalanan macet. Jarak ini juga tidak akan diisi oleh kendaraan lain bahkan sepeda motor sekalipun. Jarak ini juga cukup jika Anda tiba-tiba berubah pikiran dan ingin menyalip kendaraan di depan atau ingin berbelok arah. Dengan memutar stir penuh mobil Anda sudah bisa keluar dari antrian ini. Setelah itu rasakan dan ingat atau lakukan beberapa kali sampai Anda terbiasa, dengan demikian setiap kali Anda menemui kondisi seperti ini Anda dapat berhenti dengan jarak yang seperti itu juga tanpa repot-repot lagi mendongakkan kepala melihat ke depan.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 
 mengurangi gigi persneling.


Tips Cara Pemindahan Gigi Pada Sistem Transmisi Mobil Otomatis Maupun Manual

Bagaimana cara memindahkan gigi transmisi mobil sehingga tidak terjadi hentakan. Cara pindah gigi transmisi yang kurang benar banyak di alami oleh para pengemudi pemula. Berikut tips memindahkan gigi transmisi pada mobil manual maupun mobil matic. Seorang pengemudi harus mahir dan mampu memindahkan gigi transmisi ( gigi persneling ).

Di samping itu pengemudi harus mampu menyesuaikan kecepatan mobil dengan besarnya gigi persneling yang digunakan, sehingga laju mobil stabil dan lancar. Di samping itu ketidak sesuaian antara kecepatan dan jumlah gigi persneling dapat mempercepat kerusakan mesin mobil. Dengan demikian sebaiknya bagi anda yang baru belajar mengemudi memperhatikan pemindahan gigi persneling dengan benar. Pada dasarnya transmisi mobil manual maupun mobil matic mempunyai cara kerja yang hampir sama. hanya saja pada sistem transmisi otomatis semua perpindahan gigi dilakukan secara mekanik, sedangkan pada transmisi manual dilakukan dengan bantuan tuas transmisi.


Petunjuk Pemindahan Gigi Transmisi Manual

Sistem transmisi mobil manual di desain sehingga dari posisi gigi “5” tidak dapat langsung ke posisi mundur, sehingga langkah paling bagus adalah usahakan mobil benar benar berhenti dan posisikan tuas transmisi ke posisi netral sebentar kemudian ke posisi mundur. Kendaraan yang menggunakan gigi transmisi manual seperti toyota kijang.
Untuk pemindahan gigi mobil transmisi manual tekan pedal kopling sampai habis kemudian pindahkan gigi sesuai yang diinginkan, langkah selanjutnya lepas pedal kopling secara perlahan disertai dengan injakan pedal gas. Namun kadang kala pemindahan kopling tidak lancar bahkan seakan membentur sesuatu sehingga anda gagal memindahkan kopling. Jika anda mengalami hal ini maka lepas kembali pedal kopling dan tekan sampai habis kemudian pindahkan gigi persneling.
Ketika kebetulan anda berada di jalan turunan, maka posisikan gigi persneling sesuai dengan kecepatan kendaraan. Disarankan ketika berada diturunan kecepatan kendaraan jangan melebihi 40 km/jam. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengereman maksimal dan demi keselamatan anda.
Dan hal penting lainnya yang harus diperhatikan ketika melewati jalan licin. Usahakan jangan mengerem total dan jika terpaksa anda harus menginjak rem maka lakukan dengan perlahan dan jangan di rem sekaligus. Hal ini bertujuan untuk tidak membuat kendaraan tergelincir. Demikian juga ketika anda akan

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 
 mengurangi gigi persneling.

7 Komponen Mesin Mobil Paling Penting

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai komponen mesin mobil yang akan diulas lebih dalam lagi, yuk kita simak bersama – sama penjelasan di bawah ini :
1. Bagian Blok Silinder
Komponen yang menyusun mobil mempunyai fungsi khusus yakni untuk memaksimalkan semua kinerja yang sedang berlangsung pada kendaraan yang tentu saja wajib anda ketahui serta pahami lebih dalam. Hal ini diharapkan bisa membuat anda lebih mengerti dan juga lebih memahaminya. Dengan begitu pikiran anda menjadi lebih terbuka untuk melakukan perawatan khusus terhadap kendaraan mobil pribadi anda.
Bagian blok silinder merupakan salah satu komponen utama yang digunakan sebagai dasar dari sistem kinerja sebuah mesin kendaraan itu sendiri. Di bagian blok silinder bisa anda temukan beberapa bagian – bagian lainnya meliputi  beberapa buah bagian silinder mesin.
2. Bagian Silinder
Beberapa komponen yang mungkin wajib dan harus anda pahami beserta fungsinya pada mobil memang cukup penting. Mengingat memang sangat banyak dan juga rumit komponen penyusun mobil tersebut, oleh sebab itu  sangat penting untuk diberikan perhatian lebih agar tetap dalam kondisi peforma baik serta prima.
Bagian selanjutnya yang akan saya bahas bernama silinder. Komponen yang satu ini mempunyai fungsi utama sebagai pelaku jalannya proses memindahkan dan juga membentuk energi panas menjadi energi mekanik.
Sehingga jika anda mempunyai keinginan untuk mendapatkan tenaga mesin dari mobil pribadi anda menjadi semakin maksimal, maka usahakan untuk selalu menjaganya dengan baik agar tidak terjadi banyak kebocoran gas yang sedang mengalami proses pembakaran pada bagian khususnya antara bagian piston dan juga bagian silinder.

3. Bagian Kepala Silinder
Bagian kepala silinder merupakan komponen yang bisa disebut dengan pelengkap dari beberapa komponen lainnya yang sudah saya ulas di atas. Untuk lebih jelas dan bisa membedakan dengan baik, anda wajib melihat bentuknya secara langsung komponen tersebut.
Komponen kepala silinder merupakan satu kesatuan dengan silinder itu sendiri. Namanya saja kepala, pasti komponen ini sangatlah penting. Bagian kepala silinder dipasang pada bagian yang dikenal dengan blok silinder yang letaknya di bagian atas.
4. Bagian Karter
Komponen mesin mobil berikutnya ialah bagian karter. Bagian karter yang ada pada mesin mobil ini bisa anda temukan di bagian bawah blok silinder. Bagian ini mempunyai peranan penting sebagai wadah penampung oli mesin.
Di bagian dalam karter, ada juga bagian ventilasi yang berfungsi untuk menghubungkannya langsung dengan udara luar, sehingga sirkulasi udara bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Karter ini dipasang dengan cara dibaut langsungdan juga diberikan bagian tambahan gasket yang bisa diletakkan diantara bagian bak engkol dengan bagian karter. Tujuannya adalah agar terhindar dari kejadian buruk seperti kebocoran yang mungkin saja bisa terjadi kapan saja pada mesin mobil anda.
5. Bagian Piston
Bagian piston ikut andil dan juga bertanggung jawab atas kinerja maksimal sehingga kecepatan yang dihasilkan bisa ikut maksimal. Sehingga komponen yang satu ini wajib mempunyai karakteristik yang kuat dan tahan terhadap perubahan suhu yang sangat panas ataupun perubahan tekanan yang tinggi.
Untuk itu anda wajib tahu mengenai penyebab mesin mobil cepat panas. Bagian kepala piston sendiri mempunyai bentuk datar pada bagian kepalanya, tetapi ditemukan juga ada yang mempunyai bentuk cembung.
6. Bagian Batang Piston
Bagian batang piston merupakan komponen yang mempunyai fungsi utama dalam hal menghubungkan antara bagian piston dengan bagian poros engkol. Selain itu digunakan sebagai penopang, sehingga bisa memperkuat kedua bagian yang dihubungkannya tersebut.
7. Bagian Poros Engkol
Komponen yang termasuk komponen penting terakhir ialah bagian poros engkol. Komponen ini mempunyai fungsi dalam hal mengubah gerakan – gerakan lurus dari bagian piston yang letaknya pada bagian silinder sehingga gerakannya menjadi memutar melewati bagian batang piston.
Kemudian fungsi lainnya yang sering dilakukan oleh komponen ini ialah menjaga gerakan pada bagian piston untuk melakukan proses selanjutnya.
Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai komponen mesin mobil di atas yang diulas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapkan nantinya bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi.
Sehingga nantinya mungkin bisa anda jadikan sebagai bahan referensi saat belajar dan menambah wawasan baru bagi anda. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai komponen mesin mobil. Semoga bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya ini.
Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354
 (Indosat) 


Cara Mengatasi Mobil Ngebul Saat Tanjakan

Saat menaiki tanjakan, seringkali mobil akan mengalami ngebul hingga mengeluarkan asap berawarna kehitam-hitaman. Sebenarnya hal ini sangat wajar terjadi, apalagi jika memang mobil anda dipaksa melaju maupun memiliki masalah di dalamnya. Namun masih banyak orang yang belum mengetahui apa yang menyebabkan kondisi mobil ngebul saat tanjakan ini. Meskipun hal ini termasuk hal yang wajar saja terjadi, namun beberapa kondisi memperlihatkan jika terdapat masalah pada mobil anda. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan mobil ngebul saat tanjakan? Berikut ini penjelasannya.

Proses Pembakaran Yang Tidak Sempurna
Mobil yang dikendarai di jalanan tanjakan terkadang akan mengeluarkan asap hitam. Hal ini dikarenakan ketika melalui tanjakan, mobil tersebut akan dipaksa dan digas untuk bisa melaju karena mesin kendaraan membutuhkan tenaga yang besar yang mana menyebabkan proses pembakaran terlalu banyak serta tidak sempurna. Asap hitam tersebut dapat menjadi tanda jika komposisi yang ada di dalam proses pembakaran kurang tepat. Sehingga asap hitam tersebut akan terus mengerus keluar saat mobil melalui tanjakan.

Gigi Transmisi Yang Tidak Pas
Jika asap keluar ketika menaiki tanjakan namun setelah itu berkurang ketika berada di jalanan normal maka bisa saja penyebab mobil ngebul saat tanjakan adalah gigi transmisi yang digunakan oleh pengendara tidak pas dengan RPM mesin. Hal ini menandakan jika kondisi mesin kendaraan masih normal saja. Yang bermasalah adalah cara mengendarai yang kurang tepat. Sehingga penting bagi pengemudi untuk tepat dan sigap jika membutuhkan perpindahan gigi. Gigi yang kurang tepat tentunya akan membuat kinerja mesin menjadi lebih berat yang mana menjadi penyebab mobil ngebul.

Namun biasanya kasus-kasus seperti ini terjadi pada mobil-mobil bersistem transmisi matic. Sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab mobil matic tidak bertenaga ketika menaiki tanjakan. Akan tetapi hal ini juga bisa terjadi pada kendaraan manual yang mana pengendaranya lupa memindahkan gigi pada waktu yang tepat. Hal seperti ini nantinya akan berangsur menghilang saat kondisi mesin sudah kembali menjadi normal.

Namun jika asap hitam tersebut keluar terus menerus meskipun mobil sudah berada pada jalanan yang normal dan tidak menanjak, maka hal ini menunjukkan jika ada kerusakan serius yang harus ditangani segera di dalam mobil anda. Kemungkinan kerusakan yang terjadi bisa saja disebabkan karena nyala busi yang memang terlalu kecil, kebocoran pada kompresi mesin dan filter udara sehingga sudah waktunya untuk diganti, maupun masalah pada karburator.

Selain itu penting bagi pengendara untuk memperhatikan kondisi kendaraan ketika digunakan pada jalur menanjak. Lakukan pengecekan dengan rutin di bengkel resmi. Tak hanya itu saja, penggunaan mobil ketika berada di jalanan tanjakan juga perlu diperhatikan. Nah berikut ini ada beberapa tips yang dapat mengurangi mobil negbul saat tanjakan yang dapat anda lakukan.
·         endarai mobil dengan menggunakan gigi 2-3 yang mana disesuaikan dengan tinggi tanjakan maupun kecepatan kendaraan.
·         Jika memang mengharuskan berhentik, maka berhentilah di jalanan tanjakan namun perhatikan cara berhenti yang dapat di lakukan. Ada 3 teknik yang bisa digunakan yaitu berhenti dengan menggunakan rem tangan, berhenti dengan menggunakan rem kaki, serta berhenti dengan menggunakan setengah kopling.
·         Jika anda memilih teknik berhenti dengan menggunakan rem tangan, cara ini merupakan cara yang teraman saat berhenti di jalanan tanjakan yang tinggi dalam waktu lama.  Caranya anda hanya perlu menginjak rem kaki serta pedal kopling dan selanjutnya mengangkat tuas rem serta pindahkan persneling pada posisi gigi netral.
·       Jika menggunakan teknik berhenti dengan menggunakan rem kaki, anda hanya perlu menghentikan movil dengan menginjak rem kaki dan pedal kopling. Setelah itu angkat pedal kopling secara perlahan hingga mobil terasa bergetar. Kemudian lepaskan rem kaki perlahan dan berjalan sedikit demi sedikit dengan menginjak gas. Cara ini sangat tepat jika tanjakan kurang begitu tinggi dan anda hanya membutuhkan waktu sebentar untuk berhenti.
·       Jika anda menggunakan teknik setengah kopling, caranya adalah dengan menghentikan laju kendaraan dengan cara menginjak pedal kopling sambil menahan pedal gas hingga mobil berhenti. Namun perlu diperhatikan jika cara ini akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros dan memperpendek usia kampas kopling. Selain itu dalam teknik ini usahakan untuk mengatur kedalam gas serta kopling mobil. Jika terdengar suara meraung dai mesin kendaraan, maka menandakan jika kombinasi di dalamnya kurang seimbang. Hal ini dapat diatasi dengan cara mengurangi penekanan kopling ataupun mengurangi penekanan has serta menambah tekanan pada kopling.

Cara tersebut akan sangat efektif mengurangi kondisi mobil yang negbul saat menaiki tanjakan. Selain itu, perhatikan perawatan mobil anda sehingga kondisi mobil tetap prima kapanpun dan dimanapun anda menggunakannya. Jika anda tidak mengetahui tips perawatan mobil yang benar, maka anda bisa membawa mobil anda ke bengkel-bengkel resmi secara rutin. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354
 (Indosat) 


Penting Banget !!!! Menjaga Emosi Diri Saat Mengemudi Mobil



Tips paling utama yang harus Anda lakukan sebelum belajar menyetir mobil manual adalah menghafal. Pastikan Anda menghafal setiap elemen yang akan Anda gunakan nantinya. Yang paling penting adalah posisi injakan rem, gas dan kopling.
Ikuti arus lalu lintas. Atur kecepatan yang sama dengan kendaraan sekitar anda bila memungkinkan.
Perbedaan besar antara kecepatan anda dengan kendaraan lain dapat membahayakan.
Bersikaplah “Mandiri”. Jangan ikuti kumpulan kendaraan di jalan tol agar dapat menghindari tabrakan yang menimpa kendaraan lain.
Awasi lalu lintas. Lihatlah jauh ke depan dan perhatikan adanya masalah sebelum anda sampai di tempat itu.
Sering periksa kaca spion.
Antisipasi. Selalu Antisipasi keadaan darurat yang mungkin terjadi, dan rencanakan jalan keluarnya.
Jangan berdiam di jalur paling kanan. Jalur kanan adalah untuk mendahului, bukannya jalur “cepat”, apalagi bila kecepatan anda di bawah 80 km/jam. Inilah sebab mengapa banyak pengemudi yang nekad mendahului dari jalur paling kiri. Jadi jangan salahkan dulu mereka yang mungkin sedang terburu-buru namun ada pengemudi “keras kepala” yang tidak bersedia memberi jalan di jalur paling kanan.
Tetaplah di jalur sebelah kiri, kecuali bila akan mendahului. Jangan mencoba memblokir pengemudi yang ngebut. Biarkan pak Polisi yang melakukannya.
Beri tanda! Beri tanda bila anda akan pindah jalur, begitu pula bila akan membelok.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha Sidoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 / 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat)

Hati Hati Jalanan Basah Saat Mengemudi


 1. Periksa ban Anda secara rutin
Selalu periksa ban sebelum jalan. Lakukanlah langkah-langkah perawatan rutin berikut ini: Jaga tekanan udara dalam ban sesuai anjuran. Ukuran tekanan udara yang pas ditentukan oleh pabrik mobil Anda dan dapat dibaca di sisi belakang pintu, di tiang pintu, di pintu laci dashboard atau di balik tutup tangki bahan bakar. Ukuran ini juga bisa dibaca di manual pemakai. Angka-angka yang tercetak di dinding ban bukanlah tekanan udara yang direkomendasikan untuk ban Anda, melainkan tekanan maksimum untuk ban itu. Periksalah tekanan udara ban Anda sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan. Cek kedalaman alur. Kedalaman yang cukup akan menghindari mobil tergelincir (slip) atau melayang di atas air (aquaplaning).

2. Persiapkan perjalanan Anda dengan baik
Mengemudi dalam cuaca basah mengharuskan cara yang halus dalam menggunakan kontrol-kontrol utama—kemudi dan pedal-pedal kopling, rem dan gas—serta kesiapan yang lebih besar dalam mengantisipasi kesalahan orang lain ataupun kondisi darurat. Bila hujan sudah turun sebelum Anda berangkat, mungkin sekali tapak sepatu Anda sudah basah. Gosok-gosokkan solnya pada karpet atau alas karet di mobil sebelum Anda menghidupkan mesin. Setiap pengemudi harus selalu memeriksa apakah lampu depan, lampu belakang, lampu rem dan lampu tanda berbelok semua berfungsi dengan baik.

3. Kurangi kecepatan
Pada saat hujan, air bercampur dengan oli di atas permukaan jalan dan membuat permukaan jalan menjadi licin dan ban mudah slip. Cara terbaik untuk menghindari slip adalah mengurangi kecepatan. Di kecepatan lebih rendah lebih banyak alur ban akan bersentuhan dengan permukaan jalan dan daya cengkeramnya akan lebih baik.

4. Belajar bagaimana mengatasi slip
Slip bisa terjadi bahkan pada pengemudi yang paling hati-hati sekalipun. Jika mobil Anda mulai tergelincir, jangan sekali-kali menginjak habis rem Anda. Jangan pompa rem bila mobil Anda di lengkapi anti-lock braking system (ABS). Sebaliknya, tekan dengan pasti dan arahkan kemudi sesuai arah slip mobil.

5. Belajar menghindari dan mengatasi mobil yang melayang di atas air (aquaplaning)
Aquaplaning terjadi bila air di depan ban mobil berkumpul lebih cepat daripada yang dapat didorong oleh berat mobil Anda. Tekanan dari air mengangkat mobil Anda sehingga melayang di atas air yang ada di antara ban dan permukaan jalan. Pada saat itu, mobil Anda akan kehilangan kontak dengan permukaan jalan, dan Anda dapat slip atau keluar dari lajur Anda bahkan keluar dari jalan. Untuk menghindari situasi ini, tekanan ban harus selalu diperiksa. Alur ban juga harus cukup dalam. Jika perlu, ban harus diganti. Kurangi kecepatan bila jalan basah, dan hindari genangan air. Usahakan mengikuti jejak yang ditinggalkan ban-ban mobil di depan Anda. Kalau Anda merasakan mobil melayang di atas air, jangan menginjak rem atau memutar kemudi secara medadak. Ini akan membuat mobil Anda slip. Lepaskan injakan pada pedal gas sampai kecepatan mobil berkurang dan Anda kembali merasakan cengkeraman ban pada permukaan jalan. Jika mobil Anda di lengkapi ABS, injak rem secara normal. Komputer di sistem rem akan melakukan pemompaan sendiri bila diperlukan.

6. Jaga jarak dengan mobil di depan
Mengemudi di cuaca basah mengharuskan cara yang halus dalam menggunakan control-kontrol utama—kemudi, pedal-pedal kopling, rem dan gas. Ketika Anda bepergian dalam cuaca basah, mungkin sepatu Anda juga basah dan dapat terpeleset dari pedal. Gosokkan sol sepatu ke alas karet di mobil Anda sebelum menghidupkan mesin . Setiap pengemudi harus selalu memeriksa lampu depan, lampu belakang, lampu rem dan lampu tanda berbelok (lampu sen) semuanya berfungsi dengan baik. Di jalan yang basah dibutuhkan jarak pengereman tiga kali lebih panjang daripada di jalan yang kering. Karena dibutuhkan jarak yang lebih besar, Anda tidak menempel ke mobil di depan (tailgate). Sekurang-kurangnya pertahankan jarak dua kali panjang mobil di antara Anda dan mobil di depan.

7. Ikuti arah mobil di depan anda
Hindari menggunakan rem. Bila masih memungkinkan, kurangi kecepatan dengan melepas pedal gas. Hidupkan lampu depan, meskipun hujan tidak terlalu lebat. Lampu ini tidak saja membantu Anda melihat jalan tetapi juga membantu pengemudi lain melihat Anda. Jika mobil Anda di lengkapi daytime running lights, hidupkanlah agar kendaraan di belakang Anda dapat melihat Anda dengan lebih baik.

8. Hujan awal membuat jalan sangat licin
Bila hujan baru saja turun, biasanya jalan menjadi sangat sulit dikuasai karena lumpur dan minyak di jalan yang kering kini bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang sangat licin. Kontrol atas mobil akan berkurang, oleh sebab itu pengemudi harus berhati-hati selama setengah jam pertama setelah hujan mulai turun.

9. Kalau hujan lebat, berhenti saja
Hujan yang lebat akan membebani penghapus kaca (wiper), sehingga kaca depan selalu tertutup air. Bila pandangan ke depan sangat terbatas sehingga Anda tidak bisa melihat batas-batas jalan ataupun kendaraan-kendaraan yang lain, itu tandanya Anda harus meminggir dan berhenti sampai hujan reda. Carilah tempat peristirahatan atau tempat-tempat aman lainnya. Kalau Anda terpaksa berhenti di pinggir jalan, berhentilah ke pinggir sekali. Hidupkan lampu depan dan lampu hazard untuk membuat pengemudi-pengemudi lain waspada.

10. Cuaca berawan juga mengurangi penglihatan
Lebih berhati-hatilah pada waktu mendahului kendaraan-kendaraan lain pada saat cuaca berawan. Karena mungkin saja pengemudi-pengemudi lain juga sedang terburu-buru untuk sampai ke tempat tujuan sebelum hujan turun.

11. Keringkan rem Anda setelah melewati genangan air
Setelah melalui genangan air yang dalam dan rem Anda mungkin basah, tekanlah pedal rem sedikit untuk mengeringkannya.

12. Berhenti mengemudi bila merasa sangat lelah
Berhentilah sekurang-kurangnhya setiap beberapa jam sekali atau setelah beberapa ratus kilometer untuk berisirahat.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI
http://www.kursusmengemudisidoarjo123.com/
Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354
 (Indosat) 


a