Tips Parkir Mobil Yang Benar



Banyak orang saat ini tahu bagaimana mengendarai mobil tapi sangat sedikit orang tahu bagaimana memarkirkan mobilnya dengan baik. Perlu dipahami bahwa pengendara yang mahir tidak hanya bisa mengendarai mobilnya dengan baik di jalan raya, melainkan juga mampu memarkirkan mobilnya dengan baik.
Sering mungkin kita lihat banyak lahan/ruang parkir yang tersisa sia-sia hanya karena seseorang memarkirkan kendaraannya tidak lurus. Atau justru mungkin Anda juga pernah mengalami kesulitan keluar dari tempat parkir Anda karena mobil lain menghalangi mobil Anda. Nah, untuk itu, mari kita simak bagaimana tips memarkirkan mobil dengan baik dan benar agar kita semakin mahir menjadi pengendara mobil.
*Carilah tempat parkir yang cukup besar untuk memarkirkan mobil. Ingat, Anda boleh jadi bertindak masa bodoh terhadap mobil sendiri, tapi bisa jadi pemiliki mobil lain justru sangat mencintai mobilnya. Oleh sebab itu, jangan sampai cara parkir Anda akhirnya menggores mobil orang lain.
*Upayakan parkir dengan cara mundur. Meskipun tampak lebih sulit tapi hal ini justru memudahkan Anda. Caranya dengan meluruskan posisi mobil terlebih dahulu sebelum masuk ke tempat parkir. Jangan lupa hidupkan lampu sein ketika parkir.
*Pastikan untuk memberi jarak dengan mobil di belakang dan di depan Anda, jika Anda berniat memarkirkan mobil di tengah-tengah dua mobil lain. Jarak itu akan sedikit memberikan keleluasaan pada mobil di belakang dan di depan Anda, untuk bermanuver keluar parkiran.
*Gunakan ketiga kaca spion (kanan, tengah, dan kiri) untuk memanuverkan mobil Anda. Jangan lupa untuk membuat jarak juga dengan mobil di sebelah kiri maupun kanan, jika Anda parkir di tengah dua mobil yang berderet ke samping.
*Upayakan untuk menarik rem tangan ketika Anda memarkirkan mobil. Jika Anda parkir di jalanan yang menurun atau menanjak, usahakan untuk memasukkan perseneling atau gigi ketika mematikan mobil. Hal ini sebagai antisipasi jika rem tangan tak bisa menahan beban mobil ketika diparkirkan di jalanan yang tidak rata.
*Satu hal sering dilupakan adalah jangan membuka pintu mobil terlalu lebar atau terburu-buru yang akhirnya membentur mobil orang lain. Upayakan untuk pelan-pelan membuka pintu mobil, terutama ketika Anda parkir dengan cara serong/miring.

Cara Mengerem Mobil Yang Benar



Keterampilan pengereman merupakan keterampilan yang harus dipraktekkan. Lebih baik untuk belajar bagaimana untuk mengerem dengan benar jika Anda ingin keamanan maksimal dan kontrol kendaraan anda.
1.   Hindari pengereman dan memutar kemudi pada saat yang bersamaan. Membelokkan kemudi saat mengerem dapat menyebabkan kendaraan tidak berbelok serta atau tidak melambat terlalu banyak.
2.   Gunakan rem dengan lancar: Tekan pedal rem Anda dengan cepat, tetapi tidak secara langsung. Hal ini penting untuk memaksimalkan potensi pengereman kendaraan Anda.
3.   Berlatihlah untuk berhenti di tempat parkir kosong. Mulailah dengan sengaja menerapkan rem dengan teknik (tergelincir), maka Anda akan mengurangi gaya pengereman sampai Anda rasa memiliki teknik pengereman terbaik.
4.   Di hampir semua kasus, Anda lancar dengan menekan pedal rem (walaupun cepat) di permukaan jalan. Anda mungkin akan merasakan pedal yang baik bergetar atau merasa seperti mobil Anda memberikan total pengereman.
5.   Hindari menggunakan transmisi Anda untuk berhenti cepat. transmisi didesain untuk mempercepat kendaraan bukan untuk memperlambatnya. Desain dari titik-titik beban pada roda gigi transmisi tidak dirancang untuk ini. Itu bukan komponen dari sistem pengereman.

10 Cara Mengemudi Cerdas




Mobil yang sehat baik mesin, suspensi, kaki-kaki maupun pengereman tidak menjamin seorang pengemudi terhindar dari bahaya kecelakaan di jalan raya. Perhatikan sepuluh panduan mengemudi cerdas untuk tindakan pencegahan saat mengemudi.


 Oleh karena itu, untuk mencegah kejadian tak terduga di jalan adalah bijaksana untuk memperhatikan 10 panduan mengemudi cerdas
1. Lakukan pemeriksaan awal kendaraan sebelum melakukan engine start meliputi pengecekan lampu indikator, kondisi bodi, tekanan angin ban, pemeriksaan bagian bawah untuk mengecek kebocoran oli, termasuk minyak rem.
2. Berat beban di mobil juga dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Untuk itu ada baiknya keluarkan barang yang tidak diperlukan dari dalam mobil.
3. Pastikan menggunakan sabuk pengaman (safety belt) dan jangan lupa mengencangkannya. Karena dapat melindungi si pengguna dari cedera lebih berat saat terjadi kecelakaan.
4. Sesuaikan posisi spion dalam dan samping sehingga pengemudi dapat melihat semua sudut secara optimal.
5. Untuk poin yang kelima ini menyangkut penguasaan setir. “Posisi yang ideal memegang setir, posisikan kedua tangan berada di posisi jam 3 dan 9 karena aman, jika terjadi kecelakaan airbags (kantong udara) akan mengembang diantara kedua tangan.
6. Hilangkan kebiasaan buruk saat mengemudi seperti merokok, menerima panggilan telepon, makan, minum atau bahkan mengobrol. Karena bila dilakukan dapat mengganggu konsentrasi mengemudi.
7. Saat mengemudi dianjurkan untuk menjaga jarak aman. Pengemudi defensive selalu menyediakan ruang antara mobil di depan, samping dan belakang.
8. Teknik pengoperasian gigi transmisi. Walau mobil Anda sudah menerapkan teknologi yang ramah bahan bakar ternyata tidak menjamin jika karakter berkendara kebanyakan pengemudi masih buruk.
9. Lalu, terkait efisiensi bahan bakar. Ada baiknya memperhatikan momentum kendaraan. Misalnya, ketika akan mendekati perempatan atau pertigaan lampu lalu lintas, sebaiknya angkat kaki dari pedal gas lebih awal dan biarkan mobil meluncur sebelum menginjak pedal rem.
10. Terakhir, matikan mesin mobil jika berhenti dan terdiam selama lebih dari 20 detik (tapi syaratnya mesin mobil harus dalam kondisi mudah start).

Teknik Dasar Melakukan Belokan!!!



Sebenarnya banyak tekhnik-tekhnik untuk melakukan belokan tetapi kali ini saya akan membahas cara melakukan dengan metode yang paling simpel.

saat akan melakukan belokan dengan mobil manual ada baiknya injak dahulu kopling secara full.
kopling di injak full saat akan melakukan belokan karena :
1. dapat memperlancar tenaga mobil
2. menjaga agar jika terpaksa rem mendadak karena ada halangan (lobang/ kendaraan lain ) yang ada di hadapan kita, mesin mobil tidak mati karena sudah menekan kopling.

kemudian putar stir ke arah yang di inginkan jika ingin membelok kiri putarlah stir ke arah kiri dan sebaliknya putar ke arah kanan jika ingin membelok ke arah kanan.

sesuaikan putaran stir dengan belokan yang akan di lalui semakin menikung atau tajam belokan maka dibutuhkan putaran stir yang lebih banyak.

kemudian balas stir dan luruskan dengan jalan

beberapa kondisi saat melakukan belokan :
- untuk kondisi mobil berhenti setelah melakukan belokan 
menggerakan mobil lagi hanya perlu membuka kopling perlahan ingat jangan buka kopling langsung full ! tetapi di buka setengah kemudian baru di tambah gas perlahan baru kemudian jalan kembali. :)

- untuk kondisi mengerem sedikit dan mobil tidak berhenti tetapi masih dalam kecepatan sedang : 
hanya perlu mengangkat kopling perlahan dan injak gas kembali secara perlahan

untuk tips cars membelok lainnya bisa di lihat di tutorial yang telah kami buat 


semoga lançar mengemudi  J

Bagaimana Caranya Agar Dapat Menguasai Kopling?



Sebelum saya jelaskan teknik menggunakannya, saya akan jelaskan dulu sekilas apa itu kopling dan bagaimana cara kerjanya. Saya akan menggunakan bahasa awam agar mudah dimengerti, jadi beberapa hal teknis sebagian akan saya kesampingkan. Perlu Anda ketahui agar mobil dapat berjalan dibutuhkan 3 hal pokok, yaitu putaran mesin, kopling beserta transmisinya (gigi), dan roda mobil. Saat mesin sudah hidup, putaran mesin sekitar 1500 per menit (tergantung jenis kendaraan), yang harus Anda pahami bahwa mesin sudah berputar meskipun mobil belum jalan. Karena putaran mesin belum terhubung ke roda maka roda tidak akan bergerak. Nah yang menghubungkan antara putaran mesin dan roda adalah rangkaian kopling. Putaran mesin, kopling, dan roda akan terhubung jika perseneling ada pada posisi 1, 2, 3, 4, 5, dan R dengan kondisi kopling tidak diinjak. Jika perseneling ada pada posisi N atau pada posisi selain N tapi kopling diinjak penuh, maka putaran mesin, kopling, dan roda tidak terhubung.
Anda mungkin akan bertanya, ada kalanya mobil atau kendaraan lain, saat putaran mesin, kopling, dan roda terhubung, misalkan saja pada perseneling 1, tapi mobil tidak dapat bergerak, padahal mobil masih hidup yang berarti mesin berputar?… Ya, memang benar, bisa saja terjadi ketiganya terhubung tapi mesin tetap berputar dan roda diam. Ini terjadi karena kopling terbuat dari bahan yang dapat bergesek dan didesain sedemikian rupa agar dapat bergesekan saat bekerja, artinya tidak mengunci, sehingga pada kondisi tertentu, seperti beban sangat berat atau beban biasa tapi di posisi tanjakan. Ketika itu mesin berputar tapi tidak kuat untuk memutar roda, sehingga yang terjadi adalah kopling saja yang berputar dengan kecepatan lebih rendah dari putaran mesin dan kopling akan bergesekan terus dengan bagian yang menghubungkan ke putaran mesin dan bagian yang menghubungkan ke roda. Pada kondisi ini putaran mesin harus ditambah dengan menginjak gas agar mampu mengimbangi beban sehingga roda dapat bergerak.
Anda juga tentu kadang bertanya kenapa jika kopling dilepas mendadak mesin akan mati?… tentu saja, Anda bisa bayangkan bahwa mesin berputar itu merupakan suatu ketaraturan dari menggabungkan udara dan bahan bakar dan memasukkan ke ruang bakar kemudian dibakar dengan percikan dari busi lalu mendorong piston dan kemudian sisa pembakaran dibuang, lalu tiba-tiba kopling mendadak menghubungkan roda yang diam dengan mesin yang berputar 1500 putaran per menit. Meskipun sebenarnya kopling dapat bergesek, tapi sebelum gesekan terjadi mesin sudah tidak dapat beroperasi. Terhubung secara mendadak berarti aktivitas mesin dipaksa berhenti sejenak sehingga bahan bakar belum sempat tercampur dengan udara, atau tidak sempat dimasukkan ke ruang bakar, atau belum sempat dibakar oleh percikan busi. Dengan kondisi ini bagaimana mobil bisa tetap hidup?… Akan berbeda jika kopling diangkat perlahan, pada kondisi ini kopling sedikit demi sedikit dirapatkan dan pada kondisi ini gesekan yang terjadi pada kopling akan lebih besar dan inilah yang akan mencegah terganggunya aktivitas mesin. Pada kondisi yang sama roda juga secara bertahap mulai bergerak karena kopling sudah berputar meskipun pelan karena sebagian putaran terbuang sia-sia saat terjadi gesekan, nah semakin bertambah putaran roda itu berarti semakin mendekati kecepatan putaran mesin. Secara terus menerus kopling terus diangkat perlahan, dan secara bersamaan kecepatan roda juga semakin mendekati kecepatan putaran mesin. Pada kondisi seperti ini tidak ada yang menghambat aktivitas mesin. Mesin tetap dapat mencampur udara dan bahan bakar, kemudian dibakar dengan percikan busi, kemudian piston terdorong karena tenaga ledakan bahan bakar, memutar poros engkol, dan sisa bahan bakar dibuang. Mesin terus bekerja tanpa gangguan. Pada akhirnya kopling akan terhubung dengan sempurna. Jika sudah terhubung dengan sempurna, gas dapat ditambahkan sesuai kebutuhan tanpa memainkan kopling lagi.