Tips Mengemudi Agar Selamat Sampai Tujuan

Untuk itulah kita perlu mengantisipasi hal tersebut agar terhindar dari kematian akibat kecerobohan atau kekonyolan kita. Berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa dijadikan panduan bagi pengemudi agar selamat hingga ke tempat tujuan.

1.    Pastikan anda dalam keadaan sehat. Setelah itu pastikan juga kendaraan anda dalam kondisi layak jalan. Periksa oli, kelistrikan (ACCU), air radiator. Pastikan wiper dan lampu-lampu kendaraan serta rem berfungsi dengan baik sebelum anda menjalankan mobil. Periksa juga kondisi ban, baik tekanan angin maupun ketebalan bunganya (gundul apa tidak ban kita). Pastikan juga kita sudah membawa perangkat seperti kunci, dongkrak, segita pengaman, kotak P3K di dalam mobil.
2.    Selalu biasakan untuk memanaskan mesin sebelum anda menjalankan mobil. Putar kunci ke kanan (bila menggunakan starter dengan kunci, biarkan terdengar seperti gas keluar. Setelah itu baru anda putar ke kanan lagi untuk men-starter). Memanaskan mobil penting agar mesin mendapat pelumasan yang cukup dan fungsi elektrik pada mobil berjalan dengan sempurna. Namun, pastikan anda memanaskan mobil ditempat yang aman, seperti di dalam garasi dan kunci pagar anda
3.    Periksa kelengkapan surat-surat anda, seperti STNK dan SIM. Ingat jangan sampai habis masa berlakunya. Setelah itu, Pastikan jarak anda dengan kemudi, gas, rem,  dan kopling juga nyaman. Pastikan juga kaca spion anda mengarah pada posisi yang anda inginkan untuk melihat bagian samping dan belakang mobil. Terakhir, pastikan anda dan penumpang lainnya menggunakan sabuk pengaman.
4.    Setelah semua siap, anda bisa mulai menjalankan kendaraan anda, tapi jangan lupa berdoa dulu sesuai keyakinan anda masing-masing.
5.    Pastikan anda mengikuti semua rambu-rambu lalu-lintas dan memperhatikan marka jalan. Atur kecepatan kendaraan anda dengan kendaraan lain yang ada di sekitar anda. Bersikaplah mandiri dan jangan terpancing pengemudi lain disekitar anda. Selalu jaga jarak aman kendaraan anda.
6.    Selalu bersiap melakukan antisipasi untuk menghadapi keadaan darurat, seperti kecelakaan di depan kita. Pastikan anda waspada dengan keadaan sekeliling kendaraan anda.
7.    Jangan biasakan memacu kendaraan anda, karena selain mempersingkat umur kendaraan, hal tersebut juga bisa menyebabkan anda berpotensi mengalami kecelakaan.
8.    Gunakan selalu lajur kiri , karena lajur kanan hanya untuk mendahului. Gunakan juga selalu tanda (lampu sign) bila anda hendak berpindah jalur atau mendahului kendaraan lain.
9.    Jangan menggunakan ponsel saat mengemudi karena bisa menyebabkan kecelakaan akibat terganggunya konsentrasi anda.
10.  Jaga penglihatan malam hari anda. Jangan menatap lampu-lampu kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Bila memang mata anda sensitif terhadap cahaya lampu, maka hindari mengemudi di malam hari.
11.  Saling menghormati sesama pengguna jalan.
12.  Tidurlah yang cukup dan jangan pernah mengemudi bila anda mengantuk. Bila mengantuk, segera hentikan kendaraan begitu anda menemukan tempat yang aman untuk beristirahat.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat)

Belajar Mengemudi Mobil Tanpa Khawatir Dan Selalu Aman



Ada dua cara belajar mengemudi mobil. Pertama, meminta diajarkan oleh orang yang sudah terampil mengemudi seperti orang tua, saudara, sahabat, dan lain-lain. Kedua, belajar di sekolah mengemudi terdekat di kota Anda.

Masalah pertama kalau mau belajar mengemudi tanpa kursus adalah mencari orang yang rela meluangkan waktu untuk mengajari Anda.

Sebaiknya sang guru perlu memiliki track record mengemudinya yang baik. Jadi tanya dulu kepada orang di sekitar calon guru ini tentang caranya membawa mobil di jalan raya dan seberapa banyak pelanggaran lalu lintas yang pernah dilakukan.

Problem kedua, mencari mobil yang bisa digunakan untuk belajar. Opsinya luas, minta izin pinjam mobil kepada orang tua, paman sampai merayu pacar.

Lain cerita kalau mengambil opsi sekolah mengemudi. Anda akan mendapat instruktur mengemudi berpengalaman dan belajar  dengan mobil khusus.

Namun, soal metode belajar keduanya berbagi cara yang sama. Di beberapa sekolah mengemudi, pada pertemuan pertama siswa langsung dibawa ke mobil belajar. “Siswa langsung dijelaskan fungsi-fungsi pedal gas, rem, kopling dan sebagainya. Tidak lama, sekitar 10-15 menit, habis itu langsung praktik,” lanjut Ali lagi.

Ini terjadi juga bila Anda belajar bersama orang tua atau teman. Penjelasan tentang fitur-fitur yang dipakai mengemudi serta teori tentang menekan dan melepas kopling diajarkan di dalam mobil. Setelah itu pelajaran tersebut langsung dipraktikkan.

Instruktur dari sekolah mengemudi umumnya lebih sabar dalam mengajari orang. Soalnya para instruktur ini merupakan profesional yang dibayar atas jasa mereka.

Lain cerita kalau yang mengajarkan adalah teman atau orang tua, sering kali mereka tidak sabar atau malah terlalu berhati-hati. Selain itu, terkadang mereka sebagai sang pengajar tidak 100% paham mengenai mengemudi yang aman.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat)



Sebab Sistem AC Cepat Rusak

Dinginnya hembusan udara dari sistem AC mobil tentu membuat perjalanan anda semakin nyaman, apalagi saat berkendara di panas yang terik. Sistem AC mobil memang menjadi salah satu pelengkap kenyamanan saat berkendara. Kerusakan dalam sistem AC mobil tentu membuat tidak nyaman karena kegerahan. Berikut beberapa hal mengapa sistem AC mobil anda cepat rusak.

Mengapa sistem AC mobil anda cepat sekali rusak. Hal ini biasanya berkaitan dengan cara anda memperlakukan sistem AC mobil yang tidak benar. Meskipun tidak langsung merusak komponen AC mobil, namun dapat mempercepat usia pemakaian komponen dalam sistem AC kendaraan. Salah satu komponen dalam sistem AC yang sering bermasalah adalah magnetic clutch sering rusak dalam sistem AC mobil. Penyebabnya bisa jadi cara menggunakannya yang kurang benar.

Hal lainnya yang dapat mengurangi kenyamanan dalam kabin mobil adalah minimnya hembusan udara dingin sehingga suhu menjadi meningkat karena hembusan angin terganggu. Yang demikian ini biasanya berhubungan dengan blower AC kotor dan penuh debu. Blower AC berada di dalam dashboard. Perawatan AC mobil tidak hanya terbatas dari menambah freon saja, tetapi juga perawatan komponen lainnya, salah satunya ya blower AC yang bertugas menyalurkan udara dingin dalam kabin.

Apa saja sih penyebab kerusakan AC mobil. Dengan mengetahui penyebabnya maka diharapkan dapat memperpanjang usia pemakaian AC beserta komponennya. Sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan yang berhubungan dengan AC mobil. Lumayankan buat kebutuhan yang lain. Beberapa hal berikut sering anda lakukan dan berdampak pada cepat rusaknya fungsi maupun sistem AC mobil anda.
Menghidupkan AC Cara menghidupkan AC tentunya tidak ada yang salah namun kurang tepat. Hal demikian sangat sering anda lakukan dan tanpa anda sadari kebiasaan tersebut justru dapat mempercepat usia AC mobil anda
Mematikan AC Sebaiknya matikan AC sesaat sebelum mematikan mesin mobil. Hal yang sering terjadi yakni saat anda mematikan mesin mobil dan tombol AC masih dalam keadaan ON


Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 

Cairan di Mobil yang Wajib Anda Cek Rutin

apa yang biasanya dilakukan sebelum mengendarai mobil? Memanaskan mesin saja ternyata tidak cukup. Sebelum melakukan itu, ada satu ritual yang seharusnya rutin dilakukan, yaitu mengecek lima cairan pada mobil. Apa saja?

Minyak Rem
Tahukah Anda bahwa minyak rem mampu menyerap kelembapan? Hal tersebut membuatnya memiliki jangka waktu pemakaian. Umumnya, minyak rem pada mobil mampu bertahan hingga sekitar tiga tahun. Namun, sayangnya, ternyata masih cukup banyak pemilik mobil yang tidak pernah mengganti minyak rem mereka. Padahal, minyak rem merupakan salah satu bagian dari sistem tertutup mobil dan tidak seharusnya habis. Minyak rem inilah yang membantu Anda untuk menyesuaikan penggunakan rem pada mobil. Apabila ketika dicek ternyata minyak rem Anda memiliki kadar yang rendah, artinya mobil Anda mengalami masalah.

Oli Gardan
Sesuai dengan namanya, oli satu ini terletak di bagian gardan atau bagian bawah mobil. Biasanya, penggantian oli gardan dilakukan bersamaan dengan oli transmisi, yakni setelah 10.000-20.000 km atau 2-3 kali penggantian oli mesin. Hal penting yang harus Anda perhatikan saat mengganti oli gardan adalah kekentalannya. Oleh sebab itu, Anda wajib menyesuaikan oli gardan dengan yang dianjurkan oleh pihak produsen mobil Anda.

Pendingin
Cairan pendingin pada mobil akan meluas ketika dipanaskan sehingga suhu mesin memengaruhi level pada tangki pendingin. Umumnya ada tanda tertentu pada tangki yang mengindikasikan suhu tersebut. Mayoritas mobil menggunakan cairan khusus pada pendingin mobil mereka. Di pasaran, ada cukup banyak tipe yang tersedia. Oleh sebab itu, pastikan Anda menggunakan tipe yang benar-benar tepat untuk mobil Anda. Ingatlah untuk melakukan pengecekan cairan pendingin ketika mesin sedang dalam keadaan dingin.

Air Radiator
Mengecek air radiator merupakan hal yang wajib Anda lakukan setiap sebelum memanaskan mesin mobil. Cek seberapa banyak air yang ada pada radiator mobil Anda. Anda juga bisa mengeceknya dari wadah penampungan air radiator yang diletakkan terpisah dari radiator tersebut. Apabila memang jumlahnya terlihat kurang, segera isi hingga batas yang disarankan. Jangan terlalu berlebihan. Selain air radiator, Anda juga sebaiknya mengecek cairan wiper agar bisa segera membersihkan kotoran yang muncul pada kaca depan mobil Anda.

Oli Transmisi
Oli transmisi tidak sama dengan oli mesin. Apabila oli mesin memiliki fungsi utama untuk mengurangi gesekan antar komponen dalam mesin, maka oli transmisi merupakan pelumas yang digunakan pada sistem transmisi. Fungsinya adalah mempermudah pergantian transmisi mobil dan merawat komponen transmisi agar tidak mudah aus, baik untuk mobil manual maupun matic. Umumnya, oli transmisi manual bisa bertahan hingga 10.000 km, sedangkan pada mobil matic bisa bertahan hingga 20.000 km.
Mulai sekarang, tidak ada lagi alasan kehabisan minyak rem, oli, atau cairan lain pada mobil. Selain kelima cairan yang disebutkan di atas, jangan lupa juga untuk mengecek bensin. Jadi, pastikan mobil Anda selalu terjaga dan terawat dengan rutin mengecek cairan-cairan tersebut.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 

Hindari 6 Hal Ini Agar Mobil Tidak Cepat Rusak

Seorang pemilik kendaraan wajib merawat kendaraannya secara berkala agar tetap awet hingga jangka waktu yang lama. Perawatan mesin hingga fitur kendaraan wajib dilakukan dengan baik, tak terkecuali mobil. Ironisnya, sering kali mobil rusak bukan karena komponen yang sudah usang, melainkan karena pemiliknya yang sering mengabaikan hal-hal penting dalam perawatan mobil. Lantas, hal-hal apa saja yang jadi kewajiban pemilik untuk menjaga agar mobil tidak cepat rusak?

Mengabaikan lampu Indikator
ni merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Lampu indikator check engine yang menyala di awal starter pada dasarnya memiliki fungsi penting. Pemilik kendaraan sering kali mengabaikannya dan membiarkan lampu tersebut mati sendiri. Padahal, lampu indikator tersebut justru mengingatkan pada pengendara bahwa mesin mobil mengalami masalah yang berimbas pada penggunaan bahan bakar yang kurang efisien. Bila hal ini dibiarkan terus menerus, bukan tidak mungkin komponen mesin jadi mudah aus dan rusak.

Jarang Mengganti oil dan Filter
Pergantian oli dan filter yang berkala bukan semata-mata permainan bengkel mobil untuk mencari untung. Justru hal ini adalah salah satu cara untuk memastikan keawetan mesin mobil itu sendiri. Oli sangat diperlukan sebagai pelumas mesin yang membantu sistem kendaraan bergerak secara optimal sekaligus melindunginya dari kerusakan. Mengganti oli secara berkala sekaligus filternya akan membuat mesin melaju lebih nyaman serta memperpanjang usia kendaraan.

Mengabaikan Kondisi Ban
Kondisi ban juga wajib diperhatikan secara rutin, khususnya tekanan ban itu sendiri. Ban kempes berdampak pada keawetan ban itu sendiri sehingga lebih cepat gundul. Selain itu, ban kempes juga berimbas pada keselamatan penumpang, bahan bakar yang dibutuhkan serta performa mobil itu sendiri ketika berada di jalan raya.

Tidak Mengikuti Jadwal Servis
Kendaraan butuh servis secara berkala agar tetap bergerak dan melaju secara optimal. Sebab, banyak bagian serta komponen mobil yang kian lama semakin aus bahkan rusak seiring berjalannya waktu serta intensitas pemakaian mobil itu sendiri. Inspeksi secara rutin serta mengikuti jadwal akan membantu mobil Anda melaju lebih efisien serta mencegah perbaikan yang lebih mahal ketika rusak di tengah jalan.

Membiarkan Mobil Kotor
Jangan pernah membiarkan mobil dalam keadaan kotor. Setidaknya seminggu sekali cucilah mobil Anda dari kotoran serta lumpur yang menempel. Kotoran-kotoran yang menempel pada mobil berpotensi membentuk karat dari garam jalan. Belum lagi dengan kotoran menempel pada kaca depan yang membuat pandangan Anda selama berkendara jadi berkurang sehingga keamanan berkendara jadi terancam.

Mengemudi Ugal-ugalan
Kondisi jalanan yang macet, cuaca ekstrim, jalan berlubang hingga beban mobil yang terlalu berat memang membuat Anda menjadi kurang sabar dan terpancing untuk mengemudi secara ugal-ugalan. Ketika Anda mengemudi secara ugal-ugalan, mesin juga akan sering menghentak. Hal ini sangat mempengaruhi keawetan mesin itu sendiri. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengemudi dengan aman dan cerdas dengan menghindari aggressive driving.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 

Bahayakah? Mematikan Mesin Mobil Tiba-Tiba

Dengan alasan terburu-buru atau disengaja, beberapa pengendara nyatanya masih kerap mematikan mesin mobilnya secara tiba-tiba. Kondisi mesin yang masih cukup kencang bekerja, audio yang masih menyala, bahkan AC yang masih menyala pun kerap dihiraukan oleh beberapa pengendara. Padahal, hal tersebut bisa memicu kerusakan pada mobil Anda. Meskipun Anda rutin melakukan servis pada mobil, jika perlakuan Anda terhadap mobil salah, kerusakan tetap akan mungkin terjadi.
Kerusakan tersebut bisa terjadi akibat masih adanya pergerakan mesin yang tidak diikuti oleh pelumasan, sehingga komponen mesin pun dapat bergesekan secara kasar.  Bagaimana tidak, saat Anda mematikan mesin yang menyala dengan kencang, tekanan pelumas mobil akan menurun secara drastis namun tidak dengan pergerakan mesin. Karena itulah, Anda perlu menghindari kebiasan menggeber mesin sesaat sebelum mematikan mesin. Lalu, bagaimana tahap mematikan mesin mobil yang baik? Berikut penjelasannya:
1. Saat ingin berhenti, sebaiknya Anda mulai mengurangi kecepatan mobil. Dengan begitu, mesin mobil bisa menyesuaikan pergerakannya. Kemudian, saat mobil sudah terparkir dengan benar, berikanlah sedikit jeda sebelum Anda mematikan mesin.
2. Saat memberikan jeda, Anda perlu mengecek berbagai komponen dalam mobil. Pasalnya, beberapa komponen akan tetap aktif menyala walaupun mesin mobil telah mati. Hal ini pula yang bisa menyebabkan Aki mobil Anda mati.
3. Hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mematikan mesin mobil tak lain adalah mematikan AC terlebih dahulu. Ya, beberapa pengendara justru kerap terlebih dahulu mematikan mesin yang dilanjutkan dengan AC, beberapa diantaranya justru terbiasa tidak mematikan AC. Hal ini tentu bisa memengaruhi kompresor AC, karena mesin mobil yang mati secara tiba-tiba dapat menimbulkan hentakan pada kompresor AC. Nah, jika Anda tak ingin mesin atau AC mobil Anda rusak, Anda harus membiasakan untuk mematikan AC mobil terlebih dahulu.
4. Selain AC, hal lain yang perlu Anda matikan terlebih dahulu ialah audio mobil. Tak bisa dipungkiri beberapa orang kerap lupa untuk mematikan audio mobilnya, padahal hal ini bisa merusak audio dan juga mesin. Bayangkan saja, saat Anda lupa mematikan audio, audio akan segera menyala kembali saat Anda menghidupkan mobil. Audio yang hidup dengan dukungan aki tentu akan kaget karena tekanan aki saat mobil baru menyala tidaklah stabil.

Jika aturan-aturan tersebut Anda terapkan, akan ada beragam manfaat yang didapatkan, mulai dari terawatnya mesin, komponen listrik mobil, hingga semakin lamanya usia mobil Anda.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat) 

Mengunci Setir Mobil, Aman atau Berbahaya?

Beberapa pengendara memilih untuk mengunci setir mobil saat meninggalkan mobil di tempat parkiran. Kunci setir yang dimaksud di sini bukanlah kunci dengan menggunakan alat, melainkan kunci setir secara otomatis. Yaitu setelah kunci mobil, sang pengemudi biasanya memutar setir telebih dahulu (60 - 75 derajat) sampai setir mobil tak dapat digerakan kembali. Hal tersebut dipercaya beberapa orang akan membuat mobil mereka lebih aman.

Namun, pendapat tersebut nyatanya juga menimbulkan kontroversi. Posisi kunci setir mobil tersebut justru dianggap oleh beberapa orang dapat merusak kondisi power steering mobil. Ya, mereka menganggap kondisi ban yang tidak lurus saat setir terkunci bisa memengaruhi power steering. Jika Anda ikut berpikiran seperti itu, Anda telah salah mengira.

Keadaan setir yang terkunci nyatanya tak berbahaya bagi kondisi power steering mobil Anda. Pasalnya, power steering pada mobil tidak memiliki keterkaitan jelas dengan kondisi setir mobil. Sebaliknya, mengunci setir mobil justru dapat memberikan Anda berbagai manfaat, khususnya bagi keamanan kendaraan Anda.

Salah satunya ialah saat memarkirkan kendaraan di daerah tanjakan maupun turunan. Ketika terpaksa harus parkir dalam kondisi menanjak ataupun menurun, Anda bukan hanya perlu mengaktifkan rem tangan maupun mode parkir saja, Anda pun perlu mengunci setir mobil. Dengan mengunci setir ke arah trotoar, ini dapat menghindari kondisi jika mobil turun dengan tidak sengaja.

Tak hanya itu, dengan mengunci setir mobil, Anda juga bisa menghindari mobil dari pencurian.  Bagaimana tidak? Untuk mengaktifkan kembali setir agar dapat bekerja, kunci mobil harus terlebih dahulu dimasukan. Dengan begitu, setir mobil pun akan dapat kembali berputar dengan normal. Karena itulah, upaya pencurian pun akan lebih sulit untuk dilakukan jika setir mobil Anda telah terkunci.

Nah, untuk Anda yang selama ini menganggap bahwa mengunci setir dapat merusak power steering mobil kini sudah tidak perlu khawatir lagi.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobilsewa mobilkursus mengemudi mobiltempat belajar mobilprivate mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha S
idoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 
/ 0851 0327 9354 (Telkomsel)
0857.0601.2354  (Indosat)