Pentingnya Memahami Posisi Mengemudi



Pengemudi pada umumnya selalu ingin berkendara dengan nyaman. Posisi duduk pun diatur sedemikian rupa agar nyaman. Sayangnya, yang nyaman tak selalu aman. Banyak orang yang tidak sadar bahwa posisi duduk yang menurut mereka aman ternyata berbahaya bahkan meningkatkan risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan hingga kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. Hal ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi apapun jenis mobil yang digunakan.
 Pada dasarnya, pengemudi wajib memperoleh 3K dalam berkendara: Komunikasi, Kenyamanan, dan Kontrol. Posisi duduk, tangan, dan kaki adalah kunci menentukan posisi mengemudi yang benar? Berikut tips yang dilansir dari laman Otosia.
  • Posisi Duduk
Posisi duduk dapat dimulai dari jangkauan kaki terhadap pedal. Tolak ukur jarak kaki pada mobil manual adalah kaki yang menjangkau pedal kopling secara penuh. Sedangkan pada mobil matic, kaki harus bisa menginjak pedal rem secara penuh. Kemudian, aturlah sandaran punggung dengan meletakkan salah satu tangan di arah jam 12 kemudi dengan posisi lurus. Sandaran harus bisa menempel merata di punggung pengemudi, dari bahu hingga pinggang.
  • Posisi Tangan
Arah jam merupakan cara yang mudah dalam mendeskripsikan posisi tangan yang benar ketika mengemudi. Pastikan posisi tangan berada pada arah jam 9-3 atau 10-2. Dua posisi ini merupakan posisi yang paling aman dalam berkendara. Sangat direkomendasikan untuk memposisikan tangan dengan posisi 9-3 karena posisi ini menjangkau tuas-tuas kontrol di sekitar kemudi. Selain itu, tenaga yang digunakan untuk memutar kemudi juga jauh lebih ringan.
  • Posisi Kaki
Penentuan posisi kaki tergantung pada jenis mobil yang digunakan. Pada mobil manual, usahakan kaki kiri berada di footrest, tidak menempel di pedal kopling. Sedangkan pada mobil matic, kaki kiri harus sepenuhnya berada di footrest, hanya kaki kanan yang bekerja untuk menekan pedal rem dan gas. Tetapkan posisi kaki kanan yang benar, yakni tegak lurus di pedal rem dan miring ke kanan ketika menginjak pedal gas. Tumit harus menempel lantai mobil dan tidak boleh bergeser.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha SIdoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 (Telkomsel)
0857.0601.2354 (Indosat) 


Waspada Bagi Pemula Berkendara di Jalan Tol

Bagi pengendara mobil pemula, setelah mampu mengendarai mobil di tol adalah saat yang menantang. Tidak jarang pula pengemudi pemula tersebut masih memiliki rasa gugup untuk mengendarai mobil mereka di jalan tol. Nissan Lovers, karakter jalan tol bebas hambatan terkadang menuntut para pengemudi untuk berkendara dalam kecepatan yang konstan namun tetap lebih tinggi daripada jalan raya biasa. Lantas, bagaimana cara agar para pemula dapat berkedara dengan nyaman namun tetap waspada di jalan tol?

Jaga Jarak Aman
Menjaga jarak aman memang sudah seharusnya dipatuhi oleh para pengendara untuk keselamatan diri. Jarak ideal antara kendaraan adalah sekitar 10-20 meter. Bagi Anda yang masih pemula, ada trik khusus yang sangat berguna untuk menjaga jarak aman kendaraan Anda yakni dengan metode ‘Jarak 3 Detik’. Dalam cara tersebut, Anda bisa menggunakan selisih waktu antara mobil yang Anda kendarai dengan mobil yang ada di depan Anda sekitar tiga detik. 

Hindari Rasa Kantuk dan Melamun
Bentuk jalan tol yang lurus dan didukung pula dengan kecepatan konstan yang harus dipenuhi, dapat membuat pengendara bosan sehingga dapat menyebabkan rasa kantuk ataupun melamun. Kegiatan ini sangat berbahaya bagi diri Anda dan juga pengendara lain. Banyak ditemukan kecelakaan yang terjadi di dalam tol akibat mengantuk dan melamun sehingga mobil keluar jalur atau menabrak kendaraan lain yang ada di depannya. Jika mengantuk, sebaiknya segera dengarkan lagu dengan irama yang bersemangat berhenti sejenak untuk tidur.

Gunakan Jalur Lambat
Jika Anda masih ragu dan takut menyetir hingga kecepatan tinggi dan ingin berjalan dengan kecepatan yang lambat, pastikan Anda tidak menggunakan jalur kanan dalam tol. Jalur kanan merupakan jalur untuk kendaraan yang ingin mendahului kendaraan lain, sebaiknya Anda menggunakan jalur lambat untuk kenyamanan diri Anda sendiri dan juga pengendara lain. Kecepatan ideal ketika berada di dalam jalan tol berkisar antara 60-80 km per jam jika Anda berada di jalur paling kiri atau jalur lambat.

Jangan Panik
Ketika sewaktu-waktu mobil Anda mengalami gangguan di jalan tol, usahakan untuk tidak merasa panik. Sebaiknya Anda langsung menyalakan lampu sen ke pinggir jalan dan tidak secara drastis menurunkan kecepatan mobil Anda. Jika pada awalnya kecepatan mobil Anda ada pada angka 60 km/jam, Anda sebaiknya menurunkan kecepatan mobil Anda perlahan hingga 30 km sebelum Anda benar-benar berhenti.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha SIdoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 (Telkomsel)
0857.0601.2354 (Indosat) 



Mengemudi Hemat Bahan Bakar


Mengemudi Ekonomis dan hemat bahan bakar, tidak hanya tergantung pada ketrampilan dan
kebiasaan mengemudi, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti kondisi lalu lintas, keadaan jalan, kondisi cuaca, dan teknologi kendaraan. Ketentuan utama mengemudi ekonomis adalah sebagai berikut.
1. Pindahkan Transmisi ke Posisi yang Lebih Tinggi Secepat Mungkin
Kendaraan berbahan bakar bensin atau gas perpindahan transmisi dilakukan sebelum 2500 Rpm. Kendaraan mesin Diesel pemindahan transmisi dilakukan sebelum putaran 2000 Rpm.
2. Sedapat Mungkin Pertahankan Kecepatan pada Putaran Ekonomis
Kebanyakan tenaga mesin hanya terpakai untuk akselerasi atau kecepatan tinggi, apabila pengemudi berusaha untuk mempertahankan kecepatan dan putaran ekonomis, maka energi yang terbuang dan boros bahan bakar dapat dikurangi.
3. Hindari pengereman dan akselerasi yang tidak perlu.
Pengereman yang tak perlu memboroskan energi, hindari akselerasi yang ekstrim, kecuali keadaan terpaksa, antisipasi kondisi lalu lintas dan tidak mengikuti mobil lain terlalu dekat dapat menghemat bahan bakar 5 – 10%.
4. Antisipasi Arus Lalu Lintas
Antisipasi tersebut mencakup: lalu lintas di depan kendaraan kita, lalu lintas arah berlawanan, lalu lintas di persimpangan, mendahului dan mundur
, memandang kedepan sejauh mungkin, kosentrasi, mengerem dengan cermat.
5. Meperlambat dengan Lembut
Ketika memperlambat atau menghentikan kendaraan, maka lakukanlah perlambatan dengan lembut dan persneling tetap dalam keadaan masuk.
6. Mengemudi di Tanjakan dan Turunan
Pada jalan mendaki diperlukan tenaga mesin yang lebih besar dibandingkan dengan jalan datar. Tergantung dari sudut tanjakan yang akan ditempuh
.
7. Matikan Mesin bila Memungkinkan
Matikan mesin waktu perhentian singkat; pada lintasan jalan kereta api, lampu lalu lintas atau sedang menunggu sesuatu yang berhentinya diperkirakan lebih dari 60 detik.
8. Mengemudi dengan Banyak belokan
Kurangi kecepatan saat mendekati belokan sampai mencapai kecepatan yang sesuai, bila perlu pengurangan kecepatan dilakukan dengan tenaga mesin atau sebisanya tanpa pengereman dan tidak menurunkan transmisi pada posisi yang lebih rendah.
9. Muatan/Beban
Muatan/beban adalah faktor yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar yang utama. Penambahan beban 100 kg pada kendaraan ukuran sedang (1500 kg) akan menaikkan konsumsi bahan bakar sekitar 6 – 7%. Kurangi beban tambahan yang tidak perlu pada kendaraan.
10. Aerodinamis
Faktor lain yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar adalah aerodinamis.
Makin cepat laju kendaraan semakin besar hambatan udara yang ditimbulkan, misalnya pada kecepatan 120km/jam dapat meningkatkan sedikitnya 20% pemakaian bahan bakar.
11. Tekanan Ban
Memeriksa tekanan ban adalah penting agar hambatan gesek ban dapat dikurangi.
Tekanan yang tidak sesuai misalnya kurang 25% dari spesifikasi dapat meningkatkan tahanan gesek sampai 10% serta memboroskan bahan bakar 2%.

12. Air-conditioning
Direkomendasikan untuk menggunakan AC ketika diperlukan dan bukan untuk mendinginkan dengan temperatur kurang dari 23ºC!

Menghilangkan Embun Pada Lampu Mobil

Lampu mobil adalah bagian penting dalam menjamin visibilitas saat berkendara. Salah satu masalah yang paling sering ditemukan pada lampu mobil adalah munculnya embun. Lampu mobil yang berembun, selain membuat tampilannya jadi kurang menarik juga akan mengurangi terang yang dipancarkan dari mobil. Bahkan, sulit bagi banyak orang untuk membersihkan embun yang berada di dalamnya.


Apa Penyebab Mobil Berembun?
Munculnya proses pengembunan ini sering terjadi akibat tidak rapatnya sil atau mika dalam kaca. Akibatnya, bagian tersebut dimasuki udara dari luar. Udara yang terperangkap akan mengalami perbedaan suhu dengan bagian luar lampu. Perbedaan suhu inilah yang kemudian menimbulkan embun menempel di kaca lampu.
Terbukanya sil atau mika kaca biasanya disebabkan karena kebiasaan pemilik untuk memarkirkan mobilnya di luar ruangan dan terkena sinar matahari langsung. Panas matahari akan membuat sil atau mika kaca kaku sehingga menimbulkan getas dan retak. Terbukanya sil juga bisa jadi disebabkan oleh usia mobil yang terlampau lama.

Bahaya Embun Pada Mobil
Bila menemukan lampu mobil yang berembun, sebaiknya segera dilakukan tindakan. Lampu mobil berembun akan membuat warna lampu kusam. Kekusaman ini diakibatkan oleh jamur yang tumbuh subur di tempat lembap. Semakin kusam lampu, maka semakin buruk penerangannya.
Selain itu, embun juga berpotensi membuat bohlam pecah. Ketika bohlam menyala, tak hanya cahaya yang dihasilkan tetapi juga panas. Bila air embun menyentuh bohlam, terjadi perbedaan suhu yang berpotensi besar memecah kaca bohlam. Hal ini belum termasuk dengan potensi korsleting listrik yang bisa saja terjadi ketika air menyentuh kabel lampu sehingga terjadi kebakaran.

Cara Mengatasi Embun pada Lampu Mobil
Untuk membersihkan embun dari rumah lampu sebenarnya cukup mudah. Berhentilah di tempat yang tidak terkena hujan. Kemudian, nyalakan lampu seperti biasa dalam beberapa menit. Panas dari lampu akan membuat embun menghilang dengan sendirinya. Namun, cara ini juga tergantung pada pori-pori lampu utama. Bila embun jadi genangan air, maka tidak ada cara lain selain membuka lampu sein.
Pertama, periksa bagian belakang rumah lampu. Lihat bagian lubang udara apakah tersumbat atau tidak. Ketika tersumbat, maka bersihkan agar kotoran tidak menempel. Keluarkan embun melalui lampu sein dengan melepasnya searah jarum jam. Ketika terlepas, nyalakanlah lampu mobil selama beberapa menit hingga embun hilang. Ketika sudah kering, maka pasang kembali lampu sein seperti semula.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha SIdoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 (Telkomsel)
0857.0601.2354 (Indosat) 


Tips Fokus Menyetir Mobil di Jalan

Saling menyalahkan pengendara lain di jalan raya sepertinya sudah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama bagi Anda yang tinggal di Ibukota. Kondisi jalanan yang macet serta kesibukan masing-masing nyatanya membuat sebagian pengendara lupa bagaimana prinsip mengemudi yang baik dan benar. Dengan alasan terburu-buru, banyak orang mengabaikan pengendara lain sehingga akhirnya mengemudi secara sembarangan. Hal tersebut tentu berbahaya jika terus-menerus diabaikan, pasalnya bukan keselamatan Anda saja yang terancam tapi juga pengendara lainnya.
Lalu hal seperti apa yang seharusnya dilakukan saat dalam perjalanan? Seperti yang dilansir oleh Brake, yaitu sebuah badan yang bergerak di bidang keselamatan jalan raya di Inggris, menyebutkan bahwa ada 6 prinsip yang harus dilakukan agar aman selama diperjalanan. Berikut adalah 5 tips mengemudi prinsip aman yang bisa Anda lakukan:

1. Perlahan
Adanya batas kecepatan pada masing-masing jalur nyatanya memang perlu Anda patuhi. Pasalnya, semakin perlahan Anda mengemudi, semakin mudah Anda mendeteksi adanya hal berbahaya di sekitar Anda. Karena itulah, sebaiknya hindari mengemudi di atas kecepatan rata-rata Dengan begitu keselamatan Anda pun akan terjaga.

2. Sadar
Selain selalu berhati-hati, saat memutuskan untuk mengemudi Anda pun harus yakin bahwa diri Anda sudah sadar sepenuhnya. Sebaiknya hindari mengemudi jika Anda merasa tidak enak badan. Tak hanya itu, saat Anda ada dalam pengaruh obat-obatan atau minuman keras pun Anda tidak disarankan untuk mengemudi.

3. Aman
Pastikan kendaraan yang Anda gunakan memiliki sistem keamanan yang bagus, baik untuk keselamatan penumpang dan juga keamanan mobil Anda. Setidaknya, keberadaan seat belt dan juga airbag  menjadi syarat yang cukup penting untuk sebuah mobil. Dengan begitu, keamanan Anda akan lebih terjaga. Tak hanya itu, jika Anda berkendara dengan seorang anak, usahakan agar memberikannya car seat sehingga ia dapat duduk dengan aman.

4. Sunyi
Sunyi saat mengemudi, yang dimaksud adalah jangan biarkan fokus mengemudi Anda terganggu oleh suara bising. Hindari menyalakan musik telalu keras ataupun terlalu berisik di dalam mobil, karena hal tersebut bisa mengurangi pendengaran Anda jika ada hal-hal berbahaya di sekitar Anda. Usahakan pula untuk mengaktifkan mode silent pada ponsel Anda, dengan begitu Anda pun akan selalu fokus mengemudi.

5. Waspada
Faktor lainnya yang harus Anda lakukan ketika mengemudi ialah selalu waspada. Anda harus selalu menaruh sikap waspada terhadap mobil Anda maupun wilayah sekitar Anda. Waspadalah jika merasa ada sesuatu yang tidak beres pada kendaraan. Tak hanya itu, Anda juga harus waspada di setiap jalan yang Anda pilih selama mengemudi.

Demikian ulasan untuk artikel kali ini. Apabila anda tertarik untuk latihan stir mobil, sewa mobil, kursus mengemudi mobil, tempat belajar mobil, private mengemudi mobil surabaya, dengan orang yang tepat, maka akan kami sediakan Info lain bisa anda klik DISINI

Alamat Kantor:
Jl Raya Bohar no 32 Wage - Aloha SIdoarjo
(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah
Tlpn/Sms/Wa
0821.3979.3354 (Telkomsel)
0857.0601.2354 (Indosat)