Betulkah? Sering lalui Jalan Rusak Dapat Merusak Mobil.



Aki mobil merupakan sumber energi bagi sistem kelistrikan mobil. Aki yang rusak dapat menyebabkan beberapa gangguan pada anda mobil, salah satunya adalah membuat mesin mobil susah dinyalakan. 

Oleh sebab itu, merawat kondisi aki dan menggantinya saat aki dalam kondisi yang sudah tidak bagus lagi merupakan cara yang tepat dalam juga mampu memicu terjadinya gangguan pada aki mobil atau komponen kelistrikan. Seperti yang dijelaskan oleh Direktur PT Anugrah Idea Lestari (AIL) selaku distributor tunggal Aki NS, Budi Santosa, aki mobil dapat cepat rusak dikarenakan guncangan akibat seringnya mobil melewati jalan yang bergelombang. 

Jika Anda sering melintasi jalanan rusak dan bergelombang yang dapat membuat Anda bergoyang dalam waktu yang lama, Anda harus siap untuk mengganti aki mobil Anda karena bisa dipastikan bahwa aki pada mobil Anda mengalami kerusakan. Tandasnya, durabilitas aki mobil dipengaruhi oleh kondisi aki yang sering goyang. Sehingga, bila Anda sering melintasi jalanan rusak dan bergelombang, umur aki mobil Anda tidak akan lama.

Dengan cara menghindari atau tidak terlalu sering melintasi jalan yang rusak dan bergelombang, maka itu akan membuat aki mobil Anda dapat bertahan lebih lama. Dan alangkah baiknya jika Anda juga melakukan perawatan umum pada aki mobil. Semoga bermanfaat.

Sebuah Mobil Yang Tidak Dilengkapi Kemudi Tidak Bisa Dibilang Sebagai Kendaraan Yang Sempuran.



Namun tahukan Anda jika gaya Anda dalam memgang setir ternyata juga mempengaruhi keamanan serta kenyaman dalam berkendara?
Oleh sebab itu, sebaiknya bagi para pengemudi memahami benar cara memegang setir kemudi yang tepat sehingga keamanan dan kenyamanan Anda serta penumpang lebih terjamin.

Lantas, seperti apa cara memegang setir kemudi yang tepat? Simak ulasannya berikut ini.

Hands on Wheel

Sebelum belajar cara memegang setir, penting bagi Anda untuk mengatur posisi jok kemudi Anda agar nyaman sewaktu menginjak pedal kaki dan mengendalikan setir.

Posisikan jok kemudi Anda agar tungkai kaki Anda masih sedikit tertekuk ketika kaki menginjak pedal kopling secara penuh dan lengan sedikit tertekuk ketika tangan memegang bagian atas roda setir.

Cara mudah mengetahui posisi tangan ketika memegang setir adalah dengan membayangkan setir seperti jam.

Posisi yang baik ketika tangan berada di posisi jam 9 dan jam 3 atau jam 10 dan jam2.

Namun, setir mobil zaman sekarang sebaiknya berada di posisi jam 9 dan jam 3 karena tombol-tombol di setir bisa dijangkau lewat posisi ini.

Agar lebih rileks dan menghindari cedera pada tangan sebaiknya ibu jari tidak perlu mencengkeram lingkaran setir.

Ketika Anda ingin melalui belokan yang cukup sulit maka jaga posisi tangan agar tidak menyilang.

Sebelum berbelok, posisikan tangan pada posisi jam 12. Ketika ingin berbelok ke kanan maka tempatkan tangan kanan pada posisi jam 12 dan tangan kiri pada posisi jam 6.

Jika berbelok ke kiri maka tangan kiri ditempatkan pada posisi jam 12 dan tangan kanan pada posisi jam 6.

Perhatikan agar tangan Anda tidak menyeberang ke kiri atau melewati posisi jam 12 dan sebaliknya.

Gerakan tangan kanan diperbolehkan hanya saja dari posisi jam 12 maju ke posisi 6 sedangkan tangan kiri dari posisi jam 12 mundur ke posisi jam 6.

Memegang Setir Kemudi

Anda bisa memilih satu diantara dua cara untuk menggerakkan roda setir.

Pertama adalah cara hand over yang cocok dipakai untuk memutar setir dengan cepat. Anda menyilangkan satu lengan diatas lengan yang lainnya.

Cara kedua adalah pull over atau bisa disebut juga hand to hand atau pull push. Cara ini membuat lengan Anda tidak pernah saling bersilangan.

Cara ini lebih dainjurkan karena lebih mengakomodasi mengembangnya airbag dengan baik jika terjadi kecelakaan.

Anda harus selalu memegang kemudi dengan kedua tangan. Jangan pernah memegang setir kemudi hanya dengan satu tangan apalagi sampai melepaskan kedua tangan Anda.

Perhatikan juga bahwa sebaiknya Anda tidak meletakkan barang-barang di dashboard karena untuk mengambil barang-barang tersebut, tangan akan masuk ke dalam roda kemudi.

Hal tersebut sangat berbahaya terutama ketika tangan Anda sedang masuk ke dalam roda kemudi dan di saat yang bersamaan harus membelokkan mobil.


4 Trik Penting Saat Mengemudikan Mobil



1. Posisi tangan saat mengemudi

Posisikan tangan dengan benar saat berkendara, tangan kiri di arah pukul 9 dan posisi tangan kanan berada di arah pukul 3, posisi ini memudahkan untuk mengatur panel-panel yang berada di bawah setir kanan dan kiri. Jangan memutar setir dengan satu tangan ataupun dengan posisi menyilang dari dalam. Disarankan saat melakukan putaran stir lakukan putaran dengan silang dari atas mengikuti lingkaran

2. Cara mengerem dengan benar

Ada 2 kondisi berbeda yang bisa berpengaruh pada saat melakukan pemberhentian. Pertama pemberhentian secara normal, kondisi normal dimana pemberhentian dilakukan secara biasa yang sering dilakukan para pengendara. Kedua yaitu pemberhentian dalam kondisi darurat. Pada pemberhentian darurat ada 2 cara bila bertemu dengan situasi ini.
  • Threshold atau teknik menginjak rem dengan cara mengambang. Injak dengan kuat pedal rem hingga batas sesaat sebelum roda terkunci agar roda depan tetap bisa diarahkan ke tempat lebih aman karena ban masih memiliki cengkraman pada permukaan jalan
  • Cadence or pulse braking atau teknik menginjak rem dengan cara mengojok. Teknik ini dilakukan dengan cara memompa atau mengocok pedal rem. Lakukan dengan tekanan dan frekuensi yang tetap
Beberapa faktor lain juga bisa mempengaruhi jarak pengereman yaitu, kecepatan, kondisi jalan, kondisi kendaraan, inklinasi jalan (menanjak, menurun, dan rmiring), berat kendaraan, kekerasan jalan, ban, koefisien gesek jalan, sistem rem, teknik pengereman, sistem suspensi, atau cuaca

3. Penggunaan rem tangan

Pengereman dengan rem tangan bisa digunakan untuk melakukan manuver pada area terbatas. Ini bisa saja dilakukan jika suatu saat terlibat dalam kondisi darurat misalnya menghindari kecelakaan. Teknik dasarnya adalah menyinkronkan gerakan tangan menarik tuas rem dengan kaki menginjak gas dan kopling. Ada 2 hal yang perlu diperhatikan saat melakukan teknik pengereman dengan rem tangan.

  • Waktu. Pertama, tentukan lokasi pengereman (breaking point) dan titik untuk berbelok. Untuk pengguna transmisi manual, sebelum belok, masuk ke gigi rendah untuk memperoleh torsi saat kembali berakselerasi. Angkat pedal gas, rem dulu, baru lakukan perpindahan gigi sehalus mungkin (saat melepas kopling dan mengarahkan tuas pada posisi gigi rendah) untuk mencegah kerusakan gearbox. Jika menggunakan transmisi otomatis, tinggal memainkan rem dan gas serta konsentrasi pada putaran setir dan arah. Langkah berikutnya, putar setir ke arah yang dituju, ketika bodi belakang sedikit terangkat, tarik tuas rem untuk menggeser bagian belakang. Jangan lakukan saat mobil masih dalam kondisi lurus karena bagian belakang sulit melintir lantaran roda belakang cenderung terkunci
  •  Cara. Ketika menarik tuas rem, usahakan barengi dengan menekan tombol yang berada di ujung rem tangan, jangan dilepas. Tombol baru boleh dilepas saat menurunkan rem tangan. Waktu yang tepat untuk membebaskan rem adalah saat bagian depan mobil sudah berada pada araj yang di tuju. Melepas rem tangan juga harus spontan. Untuk mempertahankan laju kendaraan, pengaturan waktu menginjak pedal gas dan melepas kopling harus sesuai. Jika tidak mesin bisa mati.
  
4.  Jarak aman berkendara

Jarak aman antar kendaraan saat melaju adalah 3 detik. Dengan asumsi, waktu reaksi manusia 1,5 - 2 detik ditambah reaksi mekanis mobil saat pengereman 0,5 - 1 detik. Gunakan pohon atau papan rambu sebagai patokan. Caranya, ketika mobil di depan melewati tanda tersebut, hitung berapa waktu yang anda butuhkan untuk mencapai titik tersebut. Jika kurang dari 3 detik, berarti jarak terlalu dekat. Pada ssat hujan selang waktunya adalah 4-5 detik, sedangkan pada jalan licin, selang waktu 2 kali lipatnya. Cara lainnya adalah menggunakan patokan "mata kucing" yang biasanya ada di tengah jalan. Jarak antar tanda tersebut adalah 50 meter.
Jaga juga jarak aman dengan kendaraan atau objek di sisi kendaraan. Gunanya adalah untuk memberi ruang dan jarak saat menghindar dari kondisi darurat di depan kita


sumber :
- media indonesia
- kompas otomotif
- detik otomotif

Teknik Memutar Setir Mobil ketika Berbelok



Teknik aman memutar setir mobil ketika berbelok...
Metrotvnews.com, Jakarta: Memegang setir/kemudi harus tepat. Hal itu dilakukan agar mobil bisa dikendalikan dengan baik.

"Setir harus selalu kita pegang. Jangan pernah terlepas dari tangan karena bisa berbahaya," ujar pembalap serta instruktur safety driving, Rifat Sungkar saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Rifat, posisi paling aman untuk memegang setir adalah di posisi jam 9 dan jam 3. Jika terjadi kecelakaan, posisi tangan tidak akan menggangu airbag keluar sehingga kantong udara bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain itu, memutar setir ketika berbelok juga tidak bisa sembarang. Menurut instruktur Safety Institute Indonesia, Dhany Ekasaputra, teknik ketika berbelok dinamakan hand over dan pull and push.

Teknik hand over dilakukan dengan meletakkan tangan secara menyilang di antara jam 9-3. Cara ini dianggap aman posisi tangan sedang berada di setir ketika melakukan manuver mobil.

Sementara itu, teknik pull and push dilakukan dengan menarik satu sisi lingkar kemudi dan mendorong sisi lainnya.

“Jika berbelok ke kanan, maka tangan kiri mendorong lingkar kemudi ke atas dan tangan kanan menarik ke bawah sisi sebelahnya,”



Jangan Abaikan Rutinitas Cek Air Radiator



Rutin cek air radiator cegah mesin mobil overheat.
Metrotvnews.com, Jakarta: Mengingat perannya sangat vital terhadap sistem pendinginan mesin, penting untuk menjaga komponen radiator agar tidak kekurangan air. Tujuannya untuk mencegah mesin panas atau overheat. Ada baiknya pemilik mobil mengenal dan mengetahui fungsi dan cara merawat radiator.

Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas, dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan mesin. 
Radiator yang terdapat pada mobil biasanya terletak di bagian depan mesin dan terdapat kipas pendingin agar mendapatkan pendinginan yang maksimal.

"Untuk mobil keluaran tahun baru atau lama perlakuannya sama, minimal seminggu sekali diharuskan mengecek kondisi air yang terdapat pada radiator. Pengecekan dilakukan karena panas yang berasal radiator dan mesin akan mengurangi ukuran air akibat dari penguapan,"

Bahwa penambahan dilakukan dengan cara mengisi tempat penampungan air cadangan radiator sesuai dengan garis yang ada di tabung penampungan. "Jangan mengisi air kurang atau melebihi garis yang ditentukan di tabung air cadangan."

Ukuran tersebut dirancang untuk menyisakan ruang yang berfungsi untuk sirkulasi penguapan saat kondisi mesin panas. Jika anda mengisi air terlalu penuh atau kurang, akan menyebabkan proses penguapan menjadi tidak maksimal.

Selanjutnya periksa air radiator. Buka tutup radiator, jika tidak berkurang anda tidak perlu mengisi air radiator.

Tips Memilih Tempat Kursus yang Baik

Pada era modern seperti ini makin banyak golongan perempuan yang menginginkan bisa mengemudi sendiri. Tetapi pelatihan menyetir terkadang dijauhi oleh golongan perempuan. Umumnya mereka lebih suka belajar menyetir dari keluarga, kerabat, atau rekan dibanding mengambil pelatihan menyetir. Argumennya bermacam.
Satu diantaranya sikap pelatih mengemudi/instruktur yang dikira kurang sopan. Umpamanya dengan berniat memegang tangan atau menyenggolkan kaki kesiswa perempuan. Sudah pasti hal semacam ini begitu bikin tak nyaman.

Jadi pilih tempat pelatihan juga tak dapat sembarang bila tidak mau anda dirugikan. Sebelumnya memastikan tempat pelatihan mengemudi baiknya anda memerhatikan beberapa segi di bawah ini :
A. Kumpulkan info tempat pelatihan mengemudi yang profesional. Hal semacam ini dapat di cari di internet atau observasi segera di sekitaran daerah rumah anda. Cari rujukan rekan, keluarga atau kenalan mengenai tempat pelatihan mengemudi yang baik. Jauhi pilih tempat pelatihan yang populer ” abal-abal ” dengan pelatih yang iseng atau jahil.

B. Janganlah segera memastikan pilihan saat anda memperoleh tempat pelatihan menyetir. Perhatikanlah dahulu harga serta sarana yang didapatkan. Umpamanya Type mobil, pelatih, asuransi, keamanan, pengurusan SIM, materi pendukung, dan service antar jemput.

c. Pikirkan cost serta lama pelatihan. Jumlah cost ini umumnya ikuti dengan jumlah pelatihan yang diambil. Makin lama jumlah jam pelatihan yang diambil, makin baik anda bisa kuasai manuver kemudi.

D. Jangan sampai tergiur dengan pelatihan yang tawarkan harga terjangkau, cermati dahulu berapakah jam pertemuan yang di tawarkan, pikirkan dengan jam yang sedikit apa telah jaminan anda untuk dapat dengan trampil mengemudi pastinya mengemudi yang dapat membawa keselamatan sendiri ataupun orang lain (defensive driving) jangan pernah anda di tawarkan dengan harga terjangkau dengan 2 atau 3 kali latihan, sebenarnya dengan anda mengambil 1 paket serta belum dapat, lalu anda di tawarkan untuk mengambil paket selanjutnya hingga cost yang di keluarkan anda bakal jadi besar.

E. Pastikan tempat pelatihan yang tawarkan system evaluasi yang telah baku, baik teori, praktik, pengetahuan serta norma berlalu lintas, perawatan enteng kendaraan bila berlangsung trouble, pemahaman UU Lalulintas serta Jalan Raya. Ini utama lantaran saat anda telah mulai menyetir serta ada dijalan raya, anda telah dituntut agar bisa memutuskan dengan cara pas, pastinya dengan materi kursus yang didapatkan dari tempat pelatihan itu, sedikit banyak anda bakal terbantu agar bisa memutuskan dijalan raya hingga otomatis anda turut pelihara kenyamanan serta keamanan berkendara dijalan raya, serta jadikan anda pengemudi yang “berETIKA “.

F. Bila perlu tanyakan mengenai perijinan atau legalisasi tempat pelatihan mengemudi itu. Ini utama supaya waktu anda belajar dijalan raya anda tak diribetkan karenanya ada razia yang bakal bikin saat belajar anda jadi menyusut.

G. Banding satu tempat pelatihan mengemudi dengan yang lain. Tetapkan tempat yang memberi penawaran paling baik serta terlengkap.

H. Baiknya tekuni pelatihan mengemudi dengan transmisi manual. Bila anda sudah kuasai mobil manual, waktu berkendara mobil dengan transmisi otomatispun tak jadi permasalahan.

I. Bila anda termasuk juga orang yang bekerja sepanjang hari baiknya pastikan saat latihan akhir minggu atau waktu hari libur. Begitu hasil pelatihan bakal jadi lebih konsentrasi serta lebih optimal.

J. Pastikan tempat pelatihan mengemudi dengan bijak lantaran keselamatan, kualitas anda berkendara dijalan raya ditetapkan waktu anda menjatuhkan pilihan pada tempat mengemudi, pakai akal sehat, mencari faedah sebanyak mungkin yang dapat diperoleh dari tempat pelatihan itu, serta tak kalah utama yaitu evaluasi yang di tawarkan oleh tempat pelatihan itu. Bila keselamatan serta norma berkendara yang baik jadi pilihan anda jadi rasa-rasanya anda bakal memikirkan dua atau tiga kali untuk pilih tempat pelatihan mengemudi yang ” abal-abal “, tanpa ada ijin, tanpa ada cara evaluasi yang baku (merujuk pada SKKNI), serta cuma tawarkan kebisaan yang ” semu ” yang berbuntut pada kerugian anda.