Teknik Memutar Setir Mobil ketika Berbelok



Teknik aman memutar setir mobil ketika berbelok...
Metrotvnews.com, Jakarta: Memegang setir/kemudi harus tepat. Hal itu dilakukan agar mobil bisa dikendalikan dengan baik.

"Setir harus selalu kita pegang. Jangan pernah terlepas dari tangan karena bisa berbahaya," ujar pembalap serta instruktur safety driving, Rifat Sungkar saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Rifat, posisi paling aman untuk memegang setir adalah di posisi jam 9 dan jam 3. Jika terjadi kecelakaan, posisi tangan tidak akan menggangu airbag keluar sehingga kantong udara bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain itu, memutar setir ketika berbelok juga tidak bisa sembarang. Menurut instruktur Safety Institute Indonesia, Dhany Ekasaputra, teknik ketika berbelok dinamakan hand over dan pull and push.

Teknik hand over dilakukan dengan meletakkan tangan secara menyilang di antara jam 9-3. Cara ini dianggap aman posisi tangan sedang berada di setir ketika melakukan manuver mobil.

Sementara itu, teknik pull and push dilakukan dengan menarik satu sisi lingkar kemudi dan mendorong sisi lainnya.

“Jika berbelok ke kanan, maka tangan kiri mendorong lingkar kemudi ke atas dan tangan kanan menarik ke bawah sisi sebelahnya,”



Jangan Abaikan Rutinitas Cek Air Radiator



Rutin cek air radiator cegah mesin mobil overheat.
Metrotvnews.com, Jakarta: Mengingat perannya sangat vital terhadap sistem pendinginan mesin, penting untuk menjaga komponen radiator agar tidak kekurangan air. Tujuannya untuk mencegah mesin panas atau overheat. Ada baiknya pemilik mobil mengenal dan mengetahui fungsi dan cara merawat radiator.

Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas, dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan mesin. 
Radiator yang terdapat pada mobil biasanya terletak di bagian depan mesin dan terdapat kipas pendingin agar mendapatkan pendinginan yang maksimal.

"Untuk mobil keluaran tahun baru atau lama perlakuannya sama, minimal seminggu sekali diharuskan mengecek kondisi air yang terdapat pada radiator. Pengecekan dilakukan karena panas yang berasal radiator dan mesin akan mengurangi ukuran air akibat dari penguapan,"

Bahwa penambahan dilakukan dengan cara mengisi tempat penampungan air cadangan radiator sesuai dengan garis yang ada di tabung penampungan. "Jangan mengisi air kurang atau melebihi garis yang ditentukan di tabung air cadangan."

Ukuran tersebut dirancang untuk menyisakan ruang yang berfungsi untuk sirkulasi penguapan saat kondisi mesin panas. Jika anda mengisi air terlalu penuh atau kurang, akan menyebabkan proses penguapan menjadi tidak maksimal.

Selanjutnya periksa air radiator. Buka tutup radiator, jika tidak berkurang anda tidak perlu mengisi air radiator.

Tips Memilih Tempat Kursus yang Baik

Pada era modern seperti ini makin banyak golongan perempuan yang menginginkan bisa mengemudi sendiri. Tetapi pelatihan menyetir terkadang dijauhi oleh golongan perempuan. Umumnya mereka lebih suka belajar menyetir dari keluarga, kerabat, atau rekan dibanding mengambil pelatihan menyetir. Argumennya bermacam.
Satu diantaranya sikap pelatih mengemudi/instruktur yang dikira kurang sopan. Umpamanya dengan berniat memegang tangan atau menyenggolkan kaki kesiswa perempuan. Sudah pasti hal semacam ini begitu bikin tak nyaman.

Jadi pilih tempat pelatihan juga tak dapat sembarang bila tidak mau anda dirugikan. Sebelumnya memastikan tempat pelatihan mengemudi baiknya anda memerhatikan beberapa segi di bawah ini :
A. Kumpulkan info tempat pelatihan mengemudi yang profesional. Hal semacam ini dapat di cari di internet atau observasi segera di sekitaran daerah rumah anda. Cari rujukan rekan, keluarga atau kenalan mengenai tempat pelatihan mengemudi yang baik. Jauhi pilih tempat pelatihan yang populer ” abal-abal ” dengan pelatih yang iseng atau jahil.

B. Janganlah segera memastikan pilihan saat anda memperoleh tempat pelatihan menyetir. Perhatikanlah dahulu harga serta sarana yang didapatkan. Umpamanya Type mobil, pelatih, asuransi, keamanan, pengurusan SIM, materi pendukung, dan service antar jemput.

c. Pikirkan cost serta lama pelatihan. Jumlah cost ini umumnya ikuti dengan jumlah pelatihan yang diambil. Makin lama jumlah jam pelatihan yang diambil, makin baik anda bisa kuasai manuver kemudi.

D. Jangan sampai tergiur dengan pelatihan yang tawarkan harga terjangkau, cermati dahulu berapakah jam pertemuan yang di tawarkan, pikirkan dengan jam yang sedikit apa telah jaminan anda untuk dapat dengan trampil mengemudi pastinya mengemudi yang dapat membawa keselamatan sendiri ataupun orang lain (defensive driving) jangan pernah anda di tawarkan dengan harga terjangkau dengan 2 atau 3 kali latihan, sebenarnya dengan anda mengambil 1 paket serta belum dapat, lalu anda di tawarkan untuk mengambil paket selanjutnya hingga cost yang di keluarkan anda bakal jadi besar.

E. Pastikan tempat pelatihan yang tawarkan system evaluasi yang telah baku, baik teori, praktik, pengetahuan serta norma berlalu lintas, perawatan enteng kendaraan bila berlangsung trouble, pemahaman UU Lalulintas serta Jalan Raya. Ini utama lantaran saat anda telah mulai menyetir serta ada dijalan raya, anda telah dituntut agar bisa memutuskan dengan cara pas, pastinya dengan materi kursus yang didapatkan dari tempat pelatihan itu, sedikit banyak anda bakal terbantu agar bisa memutuskan dijalan raya hingga otomatis anda turut pelihara kenyamanan serta keamanan berkendara dijalan raya, serta jadikan anda pengemudi yang “berETIKA “.

F. Bila perlu tanyakan mengenai perijinan atau legalisasi tempat pelatihan mengemudi itu. Ini utama supaya waktu anda belajar dijalan raya anda tak diribetkan karenanya ada razia yang bakal bikin saat belajar anda jadi menyusut.

G. Banding satu tempat pelatihan mengemudi dengan yang lain. Tetapkan tempat yang memberi penawaran paling baik serta terlengkap.

H. Baiknya tekuni pelatihan mengemudi dengan transmisi manual. Bila anda sudah kuasai mobil manual, waktu berkendara mobil dengan transmisi otomatispun tak jadi permasalahan.

I. Bila anda termasuk juga orang yang bekerja sepanjang hari baiknya pastikan saat latihan akhir minggu atau waktu hari libur. Begitu hasil pelatihan bakal jadi lebih konsentrasi serta lebih optimal.

J. Pastikan tempat pelatihan mengemudi dengan bijak lantaran keselamatan, kualitas anda berkendara dijalan raya ditetapkan waktu anda menjatuhkan pilihan pada tempat mengemudi, pakai akal sehat, mencari faedah sebanyak mungkin yang dapat diperoleh dari tempat pelatihan itu, serta tak kalah utama yaitu evaluasi yang di tawarkan oleh tempat pelatihan itu. Bila keselamatan serta norma berkendara yang baik jadi pilihan anda jadi rasa-rasanya anda bakal memikirkan dua atau tiga kali untuk pilih tempat pelatihan mengemudi yang ” abal-abal “, tanpa ada ijin, tanpa ada cara evaluasi yang baku (merujuk pada SKKNI), serta cuma tawarkan kebisaan yang ” semu ” yang berbuntut pada kerugian anda.

Cara Tepat Menggunakan Sabuk Pengaman Mobil



Perhatikan penggunaan seatbelt yang benar agar berfungsi optimal.
Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak sedikit pengemudi yang menganggap sepele penggunaan seat belt atau sabuk pengaman yang terpasang di mobil. Padahal fitur keselamatan berkendara ini punya peran penting untuk menahan tubuh jika terjadi benturan atau tabrakan.

Tak heran jika mereka yang konsen dengan safety, menyarankan penggunaan seat belt yang benar. Penggunaan seat belt untuk tujuan keselamatan telah diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di Pasal 106 ayat 6. Yaitu, ‘Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan’.

Menurut Boy Falatehansyah, Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), cara pemasangan seat belt yang benar harus dilakukan dengan cara 3R, yaitu Rendah, Rapat, Rata.
Rendah adalah menyetel ukuran seat belt yang terdapat di tiang pintu serendah mungkin, agar sabuk menempel di pundak.
Rapat ialah dengan merapatkan sabuk pengaman pada tubuh, ini bertujuan agar sabuk pengaman mengunci secara otomatis, dan tidak kendur jika terjadi benturan sehingga dapat menahan tubuh.

Rata adalah dengan cara meratakan sabuk di bagian perut, letakan sabuk pengaman di bawah perut, jangan pas di perut, hal ini untuk mencegah perut tertekan saat terjadi benturan.

“Pasang sabuk pengaman bagian atas harus seukuran dengan pundak tidak boleh lebih tinggi, ini untuk mencegah sabuk terkena leher, dan untuk bagian bawah posisikan di bawah perut, karena jika diletakkan di bagian perut, apabila terjadi benturan perut akan tertekan dan dampaknya sangat bahaya,” jelas Boy.

Fitur yang ada dalam mobil Anda bukan sebagai pajangan atau penghias kendaraan belaka. Pergunakan sesuai peruntukan dan fungsinya, agar berkendara menjadi lebih aman.


Lima Poin Penting Saat Ingin Beli Mobil



Metrotvnews.com: Mobil bekas terus memiliki pasar sendiri. Banyak alasan orang memilih mobil bekas, tentu sesuai dengan kemampuan dan juga kebutuhannya.

"Membeli mobil bekas memiliki beberapa keunggulan. Secara harga lebih murah dibandingkan mobil baru, kemudian penyusutannya tidak sebesar mobil baru, kemudian jika membayar asuransi atau pajak juga lebih murah," ujar General Manager Blue Bird Used Car, Hery Sugiarto, di acara Tips Memilih Asuransi Online dan Mobil bekas yang diselenggarakan Mobil123.c
om
Tentu untuk membeli mobil bekas diperlukan perlakukan khusus, tentunya agar mendapatkan mobil dengan kondisi terbaik. Berikut lima poin yang harus diperhatikan saat membeli mobil bekas dari Hery.

1. Cek Eksterior
Pertama kali yang harus dilakukan pertama kali adalah memeriksa kondisi eksterior. Pastikan kendisi eksterior dalam kondisi baik sebelum membeli mobil. Calon pembeli bisa memeriksa bagian body mobil dan juga kondisi cat. Kemudian jangan lupa memeriksa bagian ban dan juga kaki-kaki.

2. Cek Mesin
Berlanjut untuk memeriksan bagian sektor mesin. Jangan sampai mobil yang akan dibeli banyak mengalami permasalahan. Hal yang paling pertama adalah memeriksa kap mesin, apakah ada kondisi penyok atau karat bekas kecelakaan.

Kemudian perhatikan selang-selang, karet, dan juga sabuk-sabuk di mesin. Jangan sampai ada bagian-bagian yang bocor atau juga karatan. Periksa juga kondisi oli transmisi. Pastikan warna oli masih berwarna merah jambu atau merah sebagai pertanda transmisi masih kondisi baik.

3. Cek Interior
Masuk ke dalam mobil, waktunya memeriksa interior. Pertama yang harus diperhatikan kondisi jok. Pastikan jok dalam kondisi baik, tidak ada sobekan, lubang, noda, atau kerusakan lainnya. Setelah itu nyalakan AC. Rasakan kondisi pendingin, dan pastikan masih bekerja dengan baik

Khusus untuk mobil-mobil yang sudah diatur secara elektronic, lihat bagian panel indikator. Lihat secara seksama tidak ada indikator tanda peringatan atau suara ketika menyalakan mobil, atau saat mobil sudah menyala.

4. Test Drive
Jangan sungkan untuk mencoba performa mobil ini. Rasakan kondisi mobil secara langsung dengan mengendai mobil ini di jalanan. Untuk memeriksa rem, coba lakukan teknik rem mendakdak. Hanya saja jangan sampai ban selip. Saat berkendara, rasakan guncangan yang terjadi di dalam mobil. Pastikan suara mesin masih halus dan tidak ada sendatan berlebih.

5. Surat-Surat Kendaraan
Meski sepele, surat-surat kendaraan jangan pernah dilupakan. Periksa STNK dan pajak sudah dibayarkan. Kemudian periksa BPKB. Pastikan sesuai dengan STNK dan mobil. Nah sudah tahu beberapa hal yang harus diperiksa saat membeli mobil bekas. Selamat memilih mobil bekas.
           

Jaga Fokus Berkendara, Hindari Perangkat Hiburan Berlebihan




Perlu diperhatikan selama perjalanan, pengemudi harus fokus ketika mengendarai mobilnya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini sudah banyak dijajakan beragam perangkat hiburan di dalam mobil. Namun jangan sampai pemasangan perangkat hiburan di mobil jadi penyebab kecelakaan.

"Perlu diingat perangkat hiburan di mobil bukan untuk pengemudi, itu untuk penumpang lainnya," ucap Senior Instruktur Indonesia Road Safety (IRSA), Poedyo Santosa, di Aston
Pria energik ini menjelaskan bahwa mengemudi mobil merupakan kegiatan utama. Diperlukan konsentrasi penuh agar mobil tetap melaju dengan benar dan baik, serta meminimalisir efek kecelakaan.

"Indera di tubuh kita ini harus fokus bekerja, mereka tidak bisa bekerja secara multi tasking," lanjutnya.

Poedyo mencontohkan seseorang sedang membalas pesan melalui gawainya. Sering kali orang yang mengajak berbicara ditahan untuk tidak berbicara agar bisa membalas pesan di gawai dengan benar.

"Menyetir mobil juga seperti itu. Kalau mata tertuju ke layar LCD menonton film atau telinga terlalu asik mendengarkan musik, mereka rawan terkena kecelakaan karena fokusnya terbagi-bagi dan itu berbahaya," tutupnya.

Namun untuk menjaga keamanan dalam berkendara, bisa dengan menggunakan perangkat hiburan sewajarnya saja. Lantaran perangkat hiburan yang berlebihan terutama untuk layar monitor LCD dan lain sebagainya, bisa mengganggu fokus dalam berkendara.